Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Fakta Menarik Terapi Testosteron,...
BERITA

Fakta Menarik Terapi Testosteron, Benarkah Bisa Atasi Kelelahan Pria

By Tomi Ali 2 min read 4 September 2026
Terapi testosteron memerlukan pengawasan dokter karena memiliki risiko efek samping kesehatan

Terapi testosteron memerlukan pengawasan dokter karena memiliki risiko efek samping kesehatan

Berdasarkan laporan BBC Radio 4 dalam program What's Up Docs?, lonjakan resep untuk terapi penggantian testosteron atau testosterone replacement therapy (TRT) secara global telah meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. Namun, para ahli medis memperingatkan bahwa banyak orang keliru mengartikan kelelahan sehari-hari sebagai indikasi medis kekurangan hormon.

Mengutip penjelasan Dr Channa Jayasena, seorang pakar hormon dari Imperial College London, gejala umum seperti rasa lelah, penambahan berat badan, dan suasana hati yang rendah sering kali dipicu oleh faktor gaya hidup normal. "Ketika Anda berpikir, "Saya merasa sedikit lelah, berat badan bertambah, dan suasana hati rendah," ini adalah hal sangat umum yang terjadi dalam kehidupan normal," ujar Dr Jayasena sebagaimana diwartakan.

Lebih lanjut, penurunan kadar testosteron sekitar satu persen setiap tahunnya pada pria di atas usia 40 tahun merupakan proses penuaan yang alami dan belum tentu memerlukan suplemen tambahan. Menurut laporan tersebut, jika kadar hormon berada di batas normal menengah, masalah kesehatan yang dialami pasien sering kali bersumber dari kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi.

Di sisi lain, penggunaan dosis testosteron yang tinggi tanpa indikasi medis yang jelas justru dapat memicu berbagai efek samping serius bagi kesehatan tubuh. Sebagaimana diberitakan, terapi ini dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah, kolesterol, pembekuan darah, masalah prostat, hingga potensi gangguan jantung yang memerlukan pengawasan ketat dari dokter.

Sebagai penutup, para dokter menyarankan agar masyarakat tidak mudah tergiur oleh iklan atau tren internet yang menjanjikan solusi instan melalui hormon testosteron. Konsultasi mendalam dengan tenaga medis profesional tetap menjadi langkah utama untuk menimbang risiko serta alternatif terbaik sebelum memutuskan menjalani terapi penggantian hormon.

Topics
terapi testosteron kesehatan pria hormon medis gaya hidup kebugaran
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.