Di tengah hantaman gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah Italia, berbagai unggahan tidak akurat di media sosial sempat mendistorsi narasi mengenai dampak iklim terhadap produksi keju Parmigiano Reggiano serta lembaga keuangan yang menyimpan roda keju tersebut sebagai agunan pinjaman.
Sebagaimana diwartakan oleh The Independent, keju khas ini dibuat dengan standar ketat di wilayah Emilia Romagna, di mana susunya berasal dari sapi perah lokal dan setiap roda keju melalui proses penuaan selama 12 hingga 40 bulan.
Untuk membantu para peternak menjaga modal kerja selama masa penuaan tersebut, sejumlah bank terkemuka menerima keju-keju ini sebagai jaminan pinjaman, dengan fasilitas terbesar dikelola oleh Magazini Generali delle Tagliate (MGT) milik Credito Emiliano S.p.A yang telah beroperasi sejak tahun 1953.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNamun, narasi di media sosial sempat mengeklaim bahwa suhu tinggi di Italia membahayakan keju tradisional tersebut sekaligus mengancam bank keju utama yang menyimpan ratusan ribu roda keju.
Berdasarkan penelusuran fakta di lapangan, seluruh roda keju dipastikan tersimpan dengan aman di dalam fasilitas berpendingin khusus sehingga sama sekali tidak terpengaruh oleh panas di luar ruangan.
Giancarlo Ravanetti selaku manajer umum MGT menjelaskan bahwa meskipun suhu musim panas kerap mendekati 40 derajat Celsius dan mendongkrak kebutuhan listrik pendingin hingga 30 persen, operasional gudang tetap berjalan normal tanpa kendala.
Selain itu, pihak konsorsium Parmigiano Reggiano juga menegaskan bahwa meskipun gelombang panas merupakan tantangan tersendiri bagi produktivitas susu sapi, pasokan dan proses produksi keju secara keseluruhan saat ini sama sekali tidak berada dalam risiko.