Pembalap muda Formula 1 asal Brasil, Gabriel Bortoleto, dengan tegas memadamkan spekulasi yang menyebutkan dirinya akan meninggalkan tim Audi dalam waktu dekat. Isu kepindahan tersebut sempat mencuat setelah muncul laporan yang mengaitkan Carlos Sainz sebagai target potensial bagi tim pabrikan asal Jerman itu.
Bortoleto memastikan bahwa tidak ada kursi kosong di garasinya karena ia telah terikat kontrak jangka panjang dalam proyek ambisius Formula 1 Audi. Penegasan ini sekaligus mengakhiri perbincangan liar di paddock yang sempat mempertanyakan posisinya untuk musim balap mendatang.
Dalam wawancaranya dengan edisi Brasil Motorsport.com, Bortoleto mengungkapkan bahwa perjanjian kerjanya tidak memiliki klausul yang dapat mengakhiri masa baktinya lebih awal. "Seperti yang bisa saya katakan, karena ini adalah sesuatu yang bersifat rahasia, tetapi katakanlah tidak ada klausul," jelas Bortoleto.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeIa menambahkan bahwa keterlibatannya dengan Audi merupakan bagian dari visi jangka panjang yang dipimpin oleh Mattia Binotto hingga tahun 2030. Komitmen penuh ini menunjukkan keyakinan tinggi dari kedua belah pihak terhadap potensi pengembangan mobil dan mesin baru di masa depan.
Perjalanan Karier dan Performa Bersama Audi
Gabriel Bortoleto memulai debut musim perdananya di ajang Formula 1 bersama Sauber pada tahun 2025 sebelum bertahan di skuad Hinwil saat bertransisi menjadi tim pabrikan resmi Audi tahun ini. Transisi besar tersebut menandai babak baru bagi sang pembalap muda berusia 21 tahun di kancah balap jet darat.
Sepanjang 11 putaran awal musim 2026, Bortoleto telah menunjukkan performa gemilang dengan menyumbangkan 10 dari total 12 poin yang diraih Audi. Saat ini, ia menempati posisi ke-14 dalam klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap Formula 1.
Kehadiran Audi sebagai tim pabrikan penuh bertepatan dengan pengenalan unit daya in-house pertama mereka. Bortoleto memandang musim kompetisi tahun ini sebagai langkah awal dari proses pengembangan jangka panjang yang jauh lebih masif bagi tim.
Ia menyatakan keyakinannya yang besar pada proyek yang digarap bersama Audi sejak hari pertama bergabung. "Ini adalah proyek yang saya yakini saat saya bergabung, dan mereka percaya pada potensi saya. Saya sangat antusias," ungkap sang pembalap.
Dinamika Tim dan Spekulasi Carlos Sainz
Rumor ketertarikan Audi terhadap Carlos Sainz bukanlah hal baru, mengingat sang pemenang empat balapan Grand Prix itu sempat didekati sebelum memilih bergabung dengan Williams untuk musim 2025. Spekulasi tersebut kembali memanas usai Sainz berencana mengevaluasi kemajuan Williams di paruh kedua musim.
Kendati demikian, laporan media Spanyol mengindikasikan bahwa Sainz kini justru berpeluang memperpanjang masa tinggalnya di Williams setelah pintu Audi tertutup rapat bagi kepindahannya. Hal ini memberikan kepastian posisi yang lebih kokoh bagi para pembalap yang ada di Audi saat ini.
Terkait rekan setimnya, Nico Hulkenberg, Bortoleto secara terbuka menyatakan rasa senangnya jika dapat terus berdampingan dengan pembalap berpengalaman asal Jerman tersebut. Ia memuji kecepatan serta kontribusi positif yang dibawa Hulkenberg ke dalam garasi tim.
Menatap akhir pekan ini, Formula 1 bersiap kembali dari liburan musim panas tradisional dengan menggelar balapan bergengsi Grand Prix Belanda. Seluruh perhatian kini tertuju pada kelanjutan performa para pembalap di paruh kedua kalender musim 2026.
__QUOTE__ ""Saya memiliki kontrak jangka panjang dengan Audi. Saya akan bersama Audi tahun depan, dan tidak hanya tahun depan, tetapi juga tahun-tahun berikutnya," ujar Gabriel Bortoleto."