Di tengah gempuran tren busana modern yang serba instan, penyanyi muda Olivia Dean justru memilih untuk menghidupkan kembali pesona busana panggung klasik ala Old Hollywood.
Sebagaimana diwartakan oleh CNN, peraih penghargaan Grammy ini sukses memukau para penonton dalam rangkaian tur dunia terbarunya bertajuk "The Art of Loving Live". Berkolaborasi dengan stylist Simone Beyene, Dean konsisten mengenakan busana dari rumah mode ternama seperti Chanel, Bottega Veneta, hingga Alexander McQueen.
Gaya busana panggung pelantun lagu "Man I Need" ini sarat dengan nuansa retro yang elegan. Ia kerap tampil mengenakan gaun panjang menjuntai, detail pinggiran berumbai, hingga rok berbulu yang mengingatkan publik pada era keemasan para diva masa lampau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSaat membuka konsernya di Madison Square Garden, New York, Dean tampil memukau mengenakan gaun halter neck berbahan chainmail dari Ralph Lauren. Penampilannya kian sempurna dengan gaya rambut ikal mengembang yang disebut-sebut menyerupai legenda musik Motown, Diana Ross.
Mengutip wawancara sebelumnya dengan Harper's Bazaar, penyanyi berusia 27 tahun ini menegaskan pentingnya totalitas dalam menghibur para penggemar yang telah mengeluarkan uang hasil kerja keras mereka.
"Dengarkan, kembalikan gaun itu! Kembalikan sepatu hak tingginya!", ujar Dean mengungkapkan pandangannya terhadap estetika busana panggung.
Selain Diana Ross, gaya berbusana panggung Olivia Dean juga banyak terinspirasi dari ikon-ikon besar lainnya seperti Gal Costa hingga karakter fiksi Carrie Bradshaw. Melalui perpaduan vokal yang kuat dan pilihan busana adibusana yang berkarakter, Dean kini disebut-sebut sebagai salah satu calon diva besar di masa depan.