Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa kehadiran infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial atau AI Factory akan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub AI regional sekaligus tujuan investasi teknologi bernilai tinggi di kancah global.
Berdasarkan laporan media, pernyataan tersebut disampaikannya di Jakarta menyusul peluncuran Zankore by Indosat, sebuah inisiatif kolaborasi antara Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA untuk membangun fasilitas AI berskala masif di tanah air.
Infrastruktur canggih ini diproyeksikan memiliki kapasitas mencapai 1 gigawatt dalam kurun waktu tiga tahun kedepan, yang digadang-gadang bakal menjadi pusat data dan komputasi terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip keterangan resmi pemerintah, Meutya mengungkapkan bahwa investasi bernilai fantastis ini mencerminkan tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap masa depan ekonomi digital di Indonesia.
"Kehadiran AI Factory ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai AI Hub regional, karena mampu melayani kebutuhan nasional sekaligus kawasan," ujar Meutya sebagaimana diwartakan dalam keterangannya.
Selain infrastruktur komputasi berdaya besar yang rencananya mulai dibangun di Batang, Jawa Tengah, proyek strategis ini juga mencakup pengembangan Sahabat-AI, yakni model bahasa besar atau Large Language Model bersumber terbuka yang mendukung berbagai bahasa daerah di Indonesia.