Ketegangan di perbatasan utara Prancis meningkat setelah sebuah video viral memperlihatkan aksi nekat para migran yang menyerang petugas kepolisian. Insiden tersebut terjadi saat aparat berusaha menggagalkan upaya peluncuran kapal kecil yang hendak membawa mereka menyeberangi Selat Channel menuju Inggris.
Berdasarkan rekaman yang beredar, tampak sejumlah individu yang mengenakan pelampung melemparkan berbagai objek ke arah petugas. Tindakan agresif ini dilakukan untuk menghalangi kepolisian agar tidak mendekati perahu karet yang telah disiapkan.
Menanggapi perlawanan tersebut, petugas kepolisian di lokasi mengambil tindakan tegas dengan menyemprotkan Pava sebelum akhirnya merobek perahu karet tersebut menggunakan pisau untuk mencegah keberangkatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan media The Independent, konfrontasi ini terjadi di tengah upaya kepolisian Prancis yang semakin proaktif dalam memblokir jalur migrasi ilegal di sepanjang pantai utara. Peningkatan patroli ini merupakan bagian dari kesepakatan baru antara Inggris dan Prancis yang ditandatangani pada April lalu.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, unit kepolisian tambahan termasuk pasukan anti-huru-hara telah dikerahkan ke pesisir pantai. Sejak kesepakatan itu difinalisasi, pihak berwenang berhasil menghentikan ratusan upaya penyeberangan serta menyita berbagai perlengkapan penyelundupan.
Pemerintah Inggris mengklaim bahwa kolaborasi ini membuahkan hasil nyata dalam menekan jumlah penyeberangan ilegal. Menteri Dalam Negeri Inggris, Shabana Mahmood, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menghancurkan model bisnis kelompok penyelundup manusia.
"Kerja sama kami dengan Prancis kini lebih kuat dari sebelumnya. Kami terus memberikan tekanan pada geng kriminal dan mencegah penyeberangan berbahaya ini," ujar Charlie Eastaugh dari Border Security Command sebagaimana diberitakan dalam laporan tersebut.