Sebagaimana diwartakan oleh media lokal, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah telah menuntaskan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah 2025-2045 yang digelar di Kantor Bupati Kutim.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa dokumen perencanaan jangka panjang tersebut memuat visi komprehensif yang telah diselaraskan dengan inisiatif pembangunan nasional maupun global. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya hilirisasi komoditas sumber daya alam, seperti kelapa sawit, guna mendongkrak perekonomian daerah.
Mengutip laporan media, Ardiansyah berharap langkah hilirisasi tersebut mampu menciptakan lapangan kerja baru yang inklusif serta berkelanjutan bagi masyarakat setempat. "Dan yang tidak kalah penting adalah dengan hilirisasi ini kita akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Kutai Timur," ujarnya dalam kesempatan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, Ardiansyah mengingatkan bahwa dokumen RPJPD yang segera disahkan oleh DPRD akan menjadi pegangan utama bagi para kepala daerah dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Ia menegaskan agar seluruh pihak terkait konsisten mengikuti koridor perencanaan yang telah ditetapkan tanpa menyimpang dari aturan. "Dan setelah itu secara simultan ya maka Bappeda, RPJMD, RKPD 5 tahunan dan seterusnya harus mengarah kesana tidak boleh keluar dari itu," pungkasnya.