Pertandingan olahraga di Amerika Serikat tidak bisa dipisahkan dari sisi hiburan. Selalu ada sisi entertainment yang disuguhkan untuk menarik dan menghibur penonton, baik yang hadir langsung di stadion maupun yang menyaksikan lewat layar kaca. Kini, penutupan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung Senin (20/7/2026) dini hari WIB, dipastikan bakal dikemas dengan gaya khas negeri Paman Sam tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, kali ini untuk pertama kalinya upacara penutupan sekaligus jeda pertandingan final Piala Dunia akan diadopsi dari konsep Super Bowl. Selama ini, Super Bowl sangat identik dengan jeda pertandingan (halftime show) National Football League (NFL) yang terkenal dengan biaya iklan termahal serta pertunjukan musik spektakuler dari artis papan atas dunia.
FIFA sebagai penyelenggara akan menerapkan gaya Super Bowl ini pada laga final yang mempertemukan Spanyol dengan Argentina di Stadion New Jersey. Konsep ini memicu perdebatan karena aturan sepak bola melarang jeda pertandingan lebih dari 15 menit. Namun, demi menciptakan panggung hiburan yang megah dan ikonik, durasi jeda babak pertama diprediksi akan menjadi lebih panjang dari biasanya.
Sederet bintang global dipastikan bakal memeriahkan acara penutupan ini. Nama-nama besar seperti Laura Pausini, Nicole Scherzinger, Robbie Williams, hingga konten kreator IShowSpeed bakal berkolaborasi dengan aktor Hollywood Tom Cruise. Selain itu, Jennifer Hudson yang merupakan pemenang status EGOT diramal tampil istimewa membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat.
Kejutan tidak berhenti di situ, penyanyi solo Post Malone ditunjuk menjadi bintang utama pada upacara penutupan tersebut. Sementara untuk sesi halftime show, panggung megah akan diguncang oleh penampilan Justin Bieber, Madonna, Shakira, hingga grup idol K-Pop fenomenal, BTS.
"Kami bangga menyambut Justin Bieber bergabung bersama Madonna, Shakira, dan BTS untuk menjadi penampil utama half-time show final Piala Dunia FIFA 2026. Ini merupakan dukungan terhadap FIFA Global Citizen Education Fund dan misi kami memperluas akses pendidikan berkualitas serta kesempatan bermain sepak bola bagi anak-anak di seluruh dunia," ujar Presiden FIFA Gianni Infantino.
Chief Operating Officer FIFA World Cup 2026, Heimo Schirgi, menambahkan bahwa upacara penutupan ini dirancang sebagai bentuk penghormatan tinggi terhadap perjalanan seluruh peserta. Pertunjukan spektakuler ini diharapkan mampu memadukan unsur olahraga, musik, dan kebudayaan global dalam satu panggung sejarah yang tak terlupakan bagi jutaan pasang mata.