Gerhana matahari sebagian terbesar dalam beberapa dekade siap menyelimuti sebagian besar wilayah Pulau Irlandia pada pekan depan, disusul langsung oleh puncak hujan meteor Perseid yang memukau. Fenomena langit ganda tersebut diprediksi menjadi tontonan spektakuler bagi para pengamat bintang di kawasan tersebut.
Berdasarkan laporan astronom setempat, lebih dari 90 persen piringan matahari bakal tertutup oleh bulan pada Rabu sore waktu setempat. Momen langka ini tercatat sebagai gerhana matahari terbesar yang dapat disaksikan secara langsung dari Irlandia sejak sekian lama.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeEditor Astronomy Ireland Magazine, David Moore, menyebutkan bahwa bulan Agustus menjadi periode luar biasa bagi pencinta astronomi. "Tidak hanya gerhana total di Eropa barat, tetapi beberapa jam kemudian muncul hujan meteor terbaik tahun ini seolah merayakan peristiwa tersebut," ujarnya.
Puncak gerhana di wilayah Belfast diperkirakan mencapai penutupan hingga 93,05 persen, sementara Cork mencatat angka lebih tinggi mencapai 96,43 persen. Adapun kawasan pesisir County Kerry, khususnya Skellig Michael, bakal mengalami penutupan matahari paling ekstrem hingga menyentuh 98,01 persen.
Pihak Armagh Observatory and Planetarium, Dr Rok Nezic, mengingatkan bahwa suasana sekitar akan menjadi jauh lebih gelap dari biasanya. Kendati demikian, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan tidak melihat langsung ke arah matahari tanpa pelindung khusus guna menghindari kerusakan retina mata.
Tidak berhenti pada sore hari, langit malam harinya langsung disambut oleh puncak hujan meteor Perseid yang berasal dari serpihan komet Swift-Tuttle. Pengamat disarankan mencari lokasi minim cahaya lampu kota agar dapat menikmati sekitar seratus lintasan meteor per jam secara optimal.