Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Gerhana Matahari Total 2026, Warga...
INTERNASIONAL

Gerhana Matahari Total 2026, Warga AS Tetap Bisa Nonton Lewat Livestream

By Dewi Lestari • 3 min read • 9 Agustus 2026
Ilustrasi fenomena alam gerhana matahari total tahun 2026 di berbagai belahan dunia

Ilustrasi fenomena alam gerhana matahari total tahun 2026 di berbagai belahan dunia

Gerhana matahari total 2026 akan segera menyapa langit bumi pada 12 Agustus mendatang dengan melintasi jalur utama di wilayah Greenland, Islandia, Rusia utara, Spanyol, dan sebagian Portugal. Fenomena alam menakjubkan ini menandai kembalinya gerhana matahari total di daratan utama Eropa setelah penantian panjang selama 27 tahun.

Sayangnya, warga di Amerika Serikat tidak berada di jalur utama lintasan bayangan bulan tersebut. Sebagaimana dilaporkan Mashable, sebagian wilayah di negeri Paman Sam hanya akan menyaksikan fenomena gerhana matahari sebagian dengan porsi tertutup yang bervariasi tergantung letak geografis.

Pengamatan dari pengamat astronomi menunjukkan bahwa sebanyak 26 negara bagian serta wilayah Washington, D.C. di Amerika Serikat masih kebagian sirkulasi bayangan luar bulan atau penumbra. Wilayah Alaska dan kawasan paling utara AS mendapatkan pemandangan sabit matahari lebih jelas dibandingkan daerah bagian selatan yang hanya merasakan sedikit redup.

Bagi masyarakat AS yang ingin menyaksikan detik-detik puncak gerhana secara utuh, sejumlah lembaga antariksa menyediakan fasilitas siaran langsung berbasis digital. NASA bersama Badan Antariksa Eropa atau ESA, The Exploratorium, serta Royal Observatory menjadwalkan siaran langsung melalui platform YouTube dan situs resmi mereka mulai siang hari waktu setempat.

Faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama bagi siapa saja yang ingin melihat langsung sisa gerhana di luar ruangan. Pakar kesehatan mata mengingatkan agar masyarakat menggunakan kacamata khusus berstandar keamanan internasional atau memanfaatkan proyektor lubang jarum guna menghindari kerusakan retina mata akibat paparan sinar langsung.

Topics
gerhana matahari solar eclipse 2026 nasa astronomi amerika serikat eropa teknologi sains
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.