Gunung Bromo ditutup total untuk seluruh aktivitas wisata menyusul kebakaran hutan dan lahan yang terus meluas ke kawasan padang savana dan Bukit B29. Keputusan darurat ini diambil oleh pihak pengelola demi mengutamakan keselamatan pengunjung serta memaksimalkan proses pemadaman api.
Aktivitas wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS dihentikan sementara mulai Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB. Penutupan akses masuk ini berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKobaran api dilaporkan mulai menjalar ke beberapa titik penting di sekitar kaldera sejak sore hari. Sebagian kecil area padang savana bahkan sudah terdampak sebelum api bergerak merambat menuju wilayah Bukit B29 di Kabupaten Lumajang.
Balai Besar TNBTS menerbitkan pengumuman resmi terkait penutupan seluruh pintu masuk utama. Akses dari jalur Cemoro Lawang Probolinggo, Wonokitri Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula Malang, hingga Senduro Lumajang ditutup tanpa terkecuali.
Tiket Wisata Bromo Bisa Reschedule atau Refund
Wisatawan yang sudah terlanjur membeli tiket masuk sebelum kebijakan penutupan diberlakukan tidak perlu khawatir karena pengelola menyiapkan mekanisme pengembalian dana atau penjadwalan ulang. Kebijakan tersebut merupakan bentuk kompensasi atas insiden kebakaran yang terjadi di luar kendali.
Petugas gabungan terus berjibaku di lapangan untuk memadamkan titik api dengan memanfaatkan kondisi cuaca dan angin yang sempat mereda. Kendati demikian, luasnya area terdampak membuat proses penanganan membutuhkan waktu ekstra.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menegaskan bahwa langkah penutupan total merupakan keharusan agar petugas bisa bergerak lebih leluasa. Fokus utama tim saat ini adalah melokalisir api agar tidak merembet ke area konservasi yang lebih luas.
Masyarakat serta para pelaku jasa pariwisata diimbau untuk mematuhi aturan penutupan ini demi keselamatan bersama. Pengelola berjanji akan segera memberikan pembaruan informasi apabila situasi di kawasan Gunung Bromo sudah kembali kondusif.