Harga kedelai di pasar global menunjukkan pergerakan positif dengan kenaikan kontrak sebesar 2 hingga 5 sen pada perdagangan siang hari. Berdasarkan analisis Kabayan News, tren penguatan ini ditopang tingginya minat pasar serta laporan ekspor swasta terbaru ke Negeri Tirai Bambu.
Departemen Pertanian Amerika Serikat atau USDA melaporkan adanya penjualan ekspor swasta sebesar 125.000 metrik ton kedelai ke China untuk pengiriman musim 2026 dan 2027. Penjualan tersebut mendongkrak sentimen positif di lantai bursa komoditas setelah sebelumnya sempat diwarnai fluktuasi mingguan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeData produksi tanaman terbaru dari NASS memperkirakan hasil kedelai tahun 2026 berada di angka 52,7 bushel per acre dengan total produksi mencapai 4,519 miliar bushel. Angka tersebut mengalami kenaikan berkat penambahan luas areal tanam serta proyeksi persediaan akhir global yang dirilis dalam laporan WASDE terbaru.
Sementara itu, pasar juga memantau perkembangan komoditas turunan seperti bungkil kedelai yang turut mencatatkan kenaikan harga meskipun minyak kedelai mengalami koreksi tipis. Para pelaku pasar kini bersiap menghadapi pengebirian kontrak bulan Agustus menjelang akhir pekan.