Beitar Jerusalem menelan hasil mengecewakan di hadapan pendukung sendiri. Menghadapi Austria Vienna pada leg pertama babak ketiga Kualifikasi UEFA Conference League, Beitar takluk dengan skor akhir 1-2. Duel sengit tersebut tersaji di Stadionul Illie Oana pada Kamis (7/8/2026) dinihari WIB.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, jalannya pertandingan diwarnai dominasi penguasaan bola dari kubu tuan rumah yang mencapai hampir 70 persen. Namun, efektivitas serangan Austria Vienna jauh lebih mematikan dalam memanfaatkan celah di lini pertahanan Beitar Jerusalem.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKeunggulan Austria Vienna dibuka oleh gol cepat Noam Muche pada menit ke-19 yang sempat membawa angin segar bagi tuan rumah. Skuad asuhan pelatih tampil menekan, tetapi Austria Vienna mampu membalas jelang turun minum lewat aksi Vasilije Markovic pada menit ke-45.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan tim tamu semakin meningkat. Sanel Saljic keluar sebagai pembeda setelah mencetak gol kemenangan pada menit ke-69 usai memaksimalkan umpan terukur dari Daniel Nnodim, sekaligus mengunci keunggulan tim tamu hingga peluit panjang.
Dari analisis awak media, lini belakang Beitar Jerusalem sering kehilangan konsentrasi saat menghadapi transisi cepat lawan. "Kami kurang tenang dalam menjaga kedisiplinan posisi ketika mereka melakukan serangan balik," demikian ulasan dari pengamat taktik sepak bola Eropa.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Beitar Jerusalem menjelang leg kedua. Evaluasi mendalam diperlukan terutama dalam hal penyelesaian akhir dan pengamanan area transisi bertahan agar peluang lolos ke fase berikutnya tetap terbuka.
Susunan pemain yang diturunkan dalam pertandingan ini: Beitar Jerusalem (4-3-3) - M. Silva; Y. Cohen, B. Carabali, Silva, Antwi; Cohen, Muche, Worko; Atzili, Shua, Weissman. Austria Vienna (3-4-2-1) - S. Radlinger; J. Handl, A. Dragovic, I. Buhari; R. Ranftl, F. Wustinger, M. Wels, K. Boateng; S. Saljic, J. Hettwer; V. Markovic.