Sparta Prague sukses membalikkan keadaan dan menaklukkan Lyon dengan skor 2-1 pada leg pertama kualifikasi Liga Champions di Epet Arena, Selasa (4/8/2026) malam WIB. Kemenangan dramatis ini membuat tim asuhan Brian Priske membawa modal berharga untuk leg kedua di Prancis pekan depan.
Lyon sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Martin Suchomel menjelang akhir babak pertama. Namun, Sparta bangkit di babak kedua dan berhasil membalikkan keadaan lewat aksi gemilang Matej Rynes yang mencetak satu gol dan satu assist.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePertandingan antara Sparta Prague vs Lyon berjalan sengit sejak awal. Tuan rumah yang sudah memulai kompetisi domestik tampak lebih tajam dan menciptakan sejumlah peluang awal melalui Andy Irving dan Josimar Alcocer. Namun, upaya mereka masih bisa diantisipasi oleh kiper Lyon, Dominik Greif.
Lyon yang tampil di bawah tekanan justru mencetak gol pembuka secara tidak terduga pada menit ke-45. Martin Suchomel secara naas mencetak gol bunuh diri saat berusaha menghalau umpan silang yang ditujukan kepada Corentin Tolisso. Gol ini jelas menjadi pukulan telak bagi Sparta yang tampil dominan sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, Lyon hampir menggandakan keunggulan ketika Tolisso melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis kiper Sparta, Jakub Surovcik. Namun, keberuntungan belum berpihak pada Lyon karena gol Josimar Alcocer dianulir karena offside. Situasi ini menjadi titik balik bagi tuan rumah.
Sparta akhirnya mendapatkan gol penyeimbang yang dinanti pada menit ke-63. Matej Rynes, yang tampil impresif sepanjang pertandingan, menerima umpan terobosan dari Andrew Irving sebelum melepaskan tembakan kaki kiri terukur yang bersarang di pojok kiri bawah gawang Lyon. Skor menjadi 1-1 dan Epet Arena bergemuruh.
Kegembiraan Sparta sempat buyar ketika Adam Sevinsky dianggap melakukan pelanggaran terhadap Lois Openda di kotak penalti pada menit ke-66. Namun, Corentin Tolisso yang maju sebagai eksekutor gagal memanfaatkan kesempatan emas setelah tendangan penaltinya melambung tinggi di atas mistar gawang.
Kesalahan Tolisso terbukti sangat mahal bagi Lyon. Hanya berselang tiga menit, tepatnya pada menit ke-69, Sparta berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1. Rynes mengirimkan umpan silang akurat ke tiang jauh yang disundul dengan sempurna oleh John Mercado tanpa penjagaan. Gol ini menjadi pukulan terakhir bagi Lyon.