Alfabet Koptik adalah aksara alfabetis yang digunakan untuk menulis dalam bahasa Koptik, di mana bentuk hurufnya didasarkan pada Alfabet Yunani dengan sejumlah huruf yang diambil dari bahasa Mesir Demotik. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, sistem penulisan ini merupakan aksara alfabet pertama yang dipakai untuk bahasa Mesir dan memiliki variasi luas di kalangan pemakai dialek serta subdialeknya.
Perkembangan aksara ini memiliki sejarah panjang yang berakar sejak zaman Dinasti Ptolemaik di Mesir atau Helenistik, dengan tujuan melestarikan pelafalan yang benar dari bahasa Demotik melalui penggunaan alfabet Yunani. Seiring dengan penyebaran agama Kristen di akhir abad ke-3, pengetahuan tentang aksara hieroglif Mesir kuno mulai punah dan membuka jalan bagi sistem penulisan yang lebih dekat dengan gereja Kristen.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis awak media, sistem penulisan ini sangat berharga untuk penafsiran naskah Mesir kuno karena menjadi yang pertama dalam memberikan penandaan huruf hidup secara jelas. Sebagian besar aksara Koptik didasarkan atas 24 huruf asal Yunani yang dipadukan dengan 6 atau 7 huruf tambahan dari aksara Demotik tergantung pada dialek penggunanya.
Dalam perkembangan digital modern, kebanyakan aksara Koptik yang tadinya berbagi codepoint dengan Alfabet Yunani akhirnya dipisahkan melalui persetujuan versi 4.1 yang muncul pada tahun 2005. Blok Koptik yang baru mencakup jenis huruf Byzantine Coptic yang khas pada rentang U+2C80 sampai U+2CFF demi implementasi penulisan digital yang lengkap.