Induk perusahaan Google, Alphabet, dilaporkan telah memperluas ruang kantornya di Miami hingga lebih dari empat kali lipat pada tahun ini. Langkah ekspansi bisnis ini menyusul aksi pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, yang membeli rumah mewah di wilayah tersebut demi menghindari rencana pengenaan pajak milyarder di California.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Alphabet menyetujui kontrak sewa untuk memperluas area kantornya di Miami menjadi sekitar 45.000 kaki persegi dari yang sebelumnya hanya 10.000 kaki persegi di kawasan finansial kota tersebut. Keputusan ekspansi ini terdorong oleh pembelian properti dalam skala besar yang dilakukan oleh Page dan Brin di Florida Selatan.
Dalam setahun terakhir, Larry Page membeli properti senilai 188 juta dolar AS di Miami, termasuk tempat tinggal mewah di kawasan Coconut Grove seharga 101,5 juta dolar AS. Sementara itu, Sergey Brin merogoh kocek hingga 51 juta dolar AS untuk membeli hunian tepi pantai di kawasan Miami Beach.
Kepindahan dua petinggi teknologi ini menjadi bagian dari eksodus tokoh-tokoh papan atas dari California menjelang pemilu sela. Para pemilih di California dijadwalkan akan memungut suara terkait proposal pajak sekali bayar sebesar 5 persen bagi warga yang memiliki kekayaan di atas 1 miliar dolar AS.
Meski ukuran kantor baru di Miami masih terbilang kecil dibandingkan markas utama Alphabet di Mountain View, ekspansi ini menandakan tren baru. Para konglomerat yang meninggalkan negara bagian bertarif pajak tinggi tidak hanya membeli properti pribadi, tetapi juga memperluas kehadiran bisnis yang berpotensi mendongkrak perekonomian lokal Florida.