Dunia industri kreatif Tanah Air kembali kedatangan ruang baru yang menarik untuk dikunjungi. Sebagaimana diwartakan, hIPlay Playground secara resmi membuka pintu bagi masyarakat untuk menghadirkan pengalaman berinteraksi langsung dengan berbagai karakter Intellectual Property (IP) lokal.
Berlokasi di Lippo Mall Puri, ajang perdananya menampilkan sejumlah karakter populer yang sudah tidak asing lagi di hati masyarakat. Mengutip laporan media, beberapa karakter yang turut meramaikan acara ini antara lain Si Juki, Bona & Friends, Fun Cican, Hai Dudu, Milk & Mocha Bear, Dino Island, hingga Legenda Panji.
Kehadiran taman bermain ini bukan sekadar memberikan hiburan visual semata. Lebih dari itu, inisiatif yang dikembangkan oleh Provaliant Group ini bertujuan untuk menjembatani kreator lokal dengan berbagai brand, agensi periklanan, peritel, hingga pelaku industri lain agar dapat berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHead of IP Provaliant Studios, Ervina Isleyen, mengungkapkan harapan besar di balik peresmian ruang kreatif ini. "Kami berharap hIPlay Playground menjadi ruang di mana IP lokal tidak hanya dikenal, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan," ujarnya saat pembukaan.
Senada dengan hal tersebut, CEO Provaliant Group Chandra Sugiono menilai bahwa Indonesia menyimpan potensi besar dalam hal karya kreatif dan penceritaan. Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah bagaimana mengkomersialisasikan karakter-karakter tersebut secara profesional.
Dari sisi mitra strategis, Chief Commercial Officer Lippo Malls Indonesia Rita Yovita menyambut baik kolaborasi ini. Pihaknya meyakini bahwa pusat perbelanjaan masa kini harus mampu bertransformasi menjadi ruang pengalaman yang memperkuat interaksi antara pengunjung dan pelaku industri kreatif.
Dengan dibukanya hIPlay Playground, diharapkan semakin banyak karya anak bangsa yang mampu naik kelas. Karakter lokal tidak lagi hanya berhenti sebagai cerita dalam konten digital, melainkan bertransformasi menjadi produk, pengalaman nyata, dan ekosistem bisnis yang kuat.