Petugas pemadam kebakaran Ukraina tiba di Prancis untuk pertama kalinya guna membantu operasi pemadaman kebakaran hutan yang telah meluluhlantakkan wilayah Gironde di Prancis barat daya setelah menempuh perjalanan darat selama 52 jam.
Sebanyak 70 personel yang membawa konvoi 15 kendaraan tiba untuk bergabung dengan tim pemadam setempat setelah melintasi berbagai negara Eropa demi memberikan dukungan kemanusiaan yang sangat berarti bagi Prancis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBencana kebakaran hutan dahsyat ini diketahui telah melalap area seluas 42.000 hektare sejak pertama kali berkobar akibat kondisi cuaca yang sangat kering dan gelombang panas ekstrem.
"Kami selalu berusaha membantu mereka yang membutuhkan pertolongan, meskipun situasi di negara kami sendiri saat ini sangat sulit karena perang," ujar Khrystyna Pertsovych selaku juru bicara tim tanggap darurat Ukraina.
Ia juga menambahkan bahwa para petugas penyelamat tetap berdedikasi tinggi meskipun di tengah situasi berbahaya, mengingat Prancis pernah berdiri di sisi Ukraina ketika negara tersebut membutuhkan bantuan.
Berdasarkan analisis awak media, pengerahan lintas batas ini tidak hanya mempercepat proses pendinginan titik api di Le Temple, tetapi juga memperkuat solidaritas global di tengah ancaman krisis iklim yang semakin memburuk.