Tiga ekor kambing Royal Golden Guernsey resmi bergabung dengan kawanan konservasi di pulau Guernsey untuk membantu menjaga lingkungan sekitar. Berdasarkan pengamatan Kabayan News dari laporan BBC, kehadiran hewan langka tersebut melengkapi kelompok konservasi yang sebelumnya hanya diisi oleh sapi Guernsey.
Manajer kawanan Will Harford-Fox menjelaskan bahwa kambing-kambing berusia enam bulan itu akan memakan berbagai tanaman berduri dan semak belukar yang sering terlewat oleh sapi. "Mereka akan strip bark and leaves dari pohon dan memakan spiky plants tanpa masalah," ujarnya menerangkan strategi penggembalaan campuran tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeGubernur Guernsey Letjen Sir Richard Cripwell menyambut langsung pelepasan kambing tersebut dan menilai langkah ini sangat penting bagi masa depan lingkungan pulau. Menurut laporan media, momentum ini juga menandai tonggak sejarah baru dalam upaya pelestarian spesies kambing yang dianugerahi gelar kerajaan oleh Raja Charles III pada Juli 2024.
Lebih lanjut, pihak pengelola berencana memperluas area jelajah kambing ke tebing pantai selatan seperti Icart Headland dan Pleinmont demi mengurangi pertumbuhan semak liar. Berdasarkan analisis lapangan, keberhasilan proyek perintis ini membuka peluang besar untuk menambah jumlah kambing dalam kawanan konservasi di masa mendatang.