Serangga raksasa Lord Howe Island yang dikenal sebagai Dryococelus australis berhasil mencuri perhatian dunia setelah dinobatkan sebagai invertebrata tahun ini. Berdasarkan pengamatan redaksi, makhluk unik berukuran besar ini sempat dinyatakan punah akibat kedatangan tikus hitam dari kapal karam pada awal abad ke-20.
Meskipun sempat dianggap musnah selama beberapa dekade, secercah harapan muncul ketika para pendaki menemukan bangkai serangga tersebut di Ball's Pyramid pada tahun 1964. Sebagaimana dilaporkan, ilmuwan Australia akhirnya menemukan spesimen hidup di bawah sebuah semak tunggal di tebing terjal puluhan tahun kemudian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis awak media, keberhasilan penangkaran di Melbourne Zoo menyelamatkan spesies dari kepunahan total dan membuka jalan bagi rencana pemulangan ke habitat asal. Upaya konservasi tersebut membuktikan ketahanan alam sekaligus memberikan inspirasi besar di tengah krisis lingkungan global.
Populasi serangga langka ini masih menghadapi tantangan berat di alam liar meskipun program pembasmian hama tikus di pulau utama telah selesai. Para pemerhati lingkungan berharap kisah kebangkitan serangga raksasa ini mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap perlindungan keanekaragaman hayati.