Kate O'Brien membagikan pengalaman saat menghapus tahi lalat aneh setelah sempat mengiranya sebagai jerawat biasa di wajahnya. Influencer berusia 30 tahun tersebut mendokumentasikan proses pemeriksaan kulit ke dokter spesialis dermatologi untuk mengedukasi 500.000 pengikutnya di TikTok.
"Saya memiliki riwayat keluarga dengan kondisi kulit unik dan harus rutin melakukan pemeriksaan tahunan sejak usia 25 tahun," ujar O'Brien dalam wawancara khusus mengenai kesehatan kulit.
Dalam pemeriksaan tersebut, dokter menemukan bahwa tanda yang dikira jerawat ternyata adalah tahi lalat ireguler yang langsung diangkat saat itu juga. Hasil laboratorium menunjukkan tahi lalat tersebut bersifat jinak dan tidak berbahaya bagi kesehatan tubuhnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengalaman pertama tersebut sempat membuatnya merasa cemas karena tanda itu sudah berada di wajahnya selama satu tahun penuh. Namun, ia menyadari bahwa deteksi dini jauh lebih penting untuk mencegah risiko kanker kulit yang lebih berbahaya di kemudian hari.
Pentingnya Rutin Cek Kulit Cegah Kanker
Pemeriksaan rutin kini menjadi agenda tahunan bagi O'Brien setelah ia menemukan lagi tanda mencurigakan di area dada. Ia kembali mendokumentasikan proses medis tersebut untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya kanker kulit.
"Menjalani jahitan memang menakutkan, tetapi kanker kulit jauh lebih menakutkan sehingga kita harus bertindak cepat," ungkap O'Brien terkait pentingnya pemeriksaan medis secara berkala.
O'Brien baru mulai merawat kesehatan kulit saat memasuki usia 20-an setelah melihat dampak kerusakan akibat paparan sinar matahari. Ia kini aktif membagikan edukasi pencegahan kanker kulit melalui platform digital agar para pengikutnya tidak merasa sendirian menghadapi masalah kulit.
Proses penantian hasil laboratorium selama 4 minggu selalu menjadi momen menegangkan bagi dirinya setiap kali selesai menjalani prosedur pengangkatan tahi lalat. Kendati demikian, ia merasa beruntung karena dokter kulitnya selalu memberikan penjelasan praktis dan menenangkan.