Perjuangan panjang untuk menjadi seorang ayah harus berakhir dengan pengalaman paling memilukan setelah hak asuh bayi yang baru diadopsi dicabut dalam hitungan hari. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, Ryyn Schumacher bersama sang suami harus merelakan kehadiran bayi laki-laki bernama Henry setelah ayah biologis anak tersebut datang untuk menggugat proses adopsi.
Sebagaimana dilaporkan HuffPost, pasangan ini sebelumnya menempuh perjalanan darat ratusan mil dari San Francisco menuju San Diego demi menyaksikan kelahiran Henry pada Februari lalu. "Itu adalah momen paling membahagiakan dalam hidup saya saat menggendongnya untuk pertama kali," kenang Schumacher mengenang 16 menit berharga bersama sang buah hati sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan media tersebut, pengalaman pahit adopsi swasta ini membuka sisi gelap tantangan yang kerap dihadapi oleh komunitas LGBTQ+ di Amerika Serikat dalam membangun sebuah keluarga. Dari analisis Kabayan News, setelah delapan tahun berjuang melalui jalur adopsi yang gagal, Schumacher kini beralih memperjuangkan akses layanan bayi tabung atau IVF serta surrogacy yang membutuhkan biaya tidak sedikit.