Sampah plastik di Aloha diolah melalui proses pemilahan rutin bersama relawan Tzu Chi untuk disulap menjadi bahan furnitur estetik dan fungsional.
Proses pengolahan tersebut membagi sampah plastik ke dalam beberapa kategori seperti botol, low value plastic, hingga tutup botol.
Relawan Farrah menjelaskan bahwa tutup botol berbahan dasar polypropylene atau PP memiliki potensi besar untuk dilebur dan dijadikan produk furnitur baru.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAjak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Aksi Kecil
Langkah pemilahan cermat ini membuktikan bahwa material limbah dapat memperoleh kehidupan kedua serta masuk kembali ke dalam siklus pemanfaatan.
Pengelola kawasan Aloha menyatakan bahwa kegiatan pemilahan sampah ini merupakan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Seluruh material plastik yang sudah terkumpul rapi kemudian didonasikan langsung ke depo lingkungan Tzu Chi untuk proses lanjutan.
Masyarakat luas pun diajak berpartisipasi aktif melalui kebiasaan sederhana membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Kesadaran kolektif dari masyarakat menjadi kunci utama agar volume sampah dapat dikurangi dan tidak berakhir sebagai residu merugikan.