Program Living STEM mempertemukan sekolah lokal serta kelompok masyarakat di wilayah Karratha dan Derby untuk mengeksplorasi integrasi Pengetahuan Adat dengan pendidikan sains. Berdasarkan pengamatan detik.com dari laporan CSIRO, kegiatan tersebut dikemas melalui konferensi Living STEM Community of Practice 2026 yang menyoroti efektivitas pendekatan sains dua arah.
Inisiatif ini dimotori oleh CSIRO bekerja sama dengan Chevron Australia guna membantu komunitas merancang pembelajaran berbasis budaya lokal. Menurut penjelasan penyelenggara, metode tersebut mempererat sinergi antara sekolah, komunitas masyarakat, kelompok penjaga hutan adat, serta para pendidik sains.
Rangkaian acara dimulai dengan pengalaman immersif menyusuri jalur warisan Yaburara Heritage Trail yang dipandu oleh tokoh adat Ngarluma dan Yindjibarndi, Clinton Walker. Para pendidik mendalami ragam pengobatan tradisional, seni cadas, hingga praktik pelestarian lingkungan secara langsung dari lanskap aslinya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeGuru sekolah dasar Baynton West Primary School, Harriet Morley, mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap dukungan CSIRO dalam memberikan pengalaman lapangan secara langsung. "Memiliki organisasi luar yang mendanai pemegang pengetahuan lokal untuk terlibat bersama kami adalah sesuatu yang sangat berharga," ujarnya.
Agenda hari kedua berfokus pada pertukaran praktik terbaik lintas jaringan Living STEM, termasuk proyek budidaya udang Mapurlarri Prawn Farm di Pulau Bathurst, Teritorial Utara. Petugas Proyek Pribumi CSIRO, Kelli Schmitt, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut membuktikan sinergi pengetahuan tradisional dan sains barat mampu membuka lapangan kerja serta kemandirian ekonomi.
Selain sesi budidaya, rangkaian konferensi turut diisi dengan lokakarya pembuatan damper tradisional bersama penjaga hutan Jerome Churnside serta pelatihan teknik tenun bersama Sarah Hicks. Melalui penerapan kurikulum berbasis kearifan lokal ini, dunia pendidikan di kawasan regional Australia mencatatkan pencapaian positif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.