Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kombinasi Pengetahuan Adat dan Sains...
BERITA

Kombinasi Pengetahuan Adat dan Sains Modern, Terobosan Pendidikan Pilbara

By Redaksi Kabayan News 2 min read 17 Agustus 2026
Kolaborasi budaya dan sains modern dalam program Living STEM di Pilbara

Kolaborasi budaya dan sains modern dalam program Living STEM di Pilbara

Program Living STEM mempertemukan sekolah lokal serta kelompok masyarakat di wilayah Karratha dan Derby untuk mengeksplorasi integrasi Pengetahuan Adat dengan pendidikan sains. Berdasarkan pengamatan detik.com dari laporan CSIRO, kegiatan tersebut dikemas melalui konferensi Living STEM Community of Practice 2026 yang menyoroti efektivitas pendekatan sains dua arah.

Inisiatif ini dimotori oleh CSIRO bekerja sama dengan Chevron Australia guna membantu komunitas merancang pembelajaran berbasis budaya lokal. Menurut penjelasan penyelenggara, metode tersebut mempererat sinergi antara sekolah, komunitas masyarakat, kelompok penjaga hutan adat, serta para pendidik sains.

Rangkaian acara dimulai dengan pengalaman immersif menyusuri jalur warisan Yaburara Heritage Trail yang dipandu oleh tokoh adat Ngarluma dan Yindjibarndi, Clinton Walker. Para pendidik mendalami ragam pengobatan tradisional, seni cadas, hingga praktik pelestarian lingkungan secara langsung dari lanskap aslinya.

Guru sekolah dasar Baynton West Primary School, Harriet Morley, mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap dukungan CSIRO dalam memberikan pengalaman lapangan secara langsung. "Memiliki organisasi luar yang mendanai pemegang pengetahuan lokal untuk terlibat bersama kami adalah sesuatu yang sangat berharga," ujarnya.

Agenda hari kedua berfokus pada pertukaran praktik terbaik lintas jaringan Living STEM, termasuk proyek budidaya udang Mapurlarri Prawn Farm di Pulau Bathurst, Teritorial Utara. Petugas Proyek Pribumi CSIRO, Kelli Schmitt, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut membuktikan sinergi pengetahuan tradisional dan sains barat mampu membuka lapangan kerja serta kemandirian ekonomi.

Selain sesi budidaya, rangkaian konferensi turut diisi dengan lokakarya pembuatan damper tradisional bersama penjaga hutan Jerome Churnside serta pelatihan teknik tenun bersama Sarah Hicks. Melalui penerapan kurikulum berbasis kearifan lokal ini, dunia pendidikan di kawasan regional Australia mencatatkan pencapaian positif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Topics
csiro living stem pilbara pendidikan sains australia chevron australia
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.