Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kondisi Mahasiswa UIN Saizu Korban...
BERITA

Kondisi Mahasiswa UIN Saizu Korban Insiden Flying Fox Mulai Membaik, Pihak Kampus Pastikan Tidak Ada Patah Tulang

By Redaksi Kabayan News 2 min read 21 Agustus 2026
Wakil Rektor III UIN Saizu pastikan korban insiden flying fox berangsur pulih

Wakil Rektor III UIN Saizu pastikan korban insiden flying fox berangsur pulih

Sebagaimana diwartakan oleh media massa, pimpinan Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bergerak cepat merespons insiden yang menimpa salah satu mahasiswanya. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sunhaji, turun tangan langsung menjenguk korban untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Korban diketahui bernama Umi Nazelatul Maghfiroh atau yang akrab disapa Zela, yang merupakan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KMPA Faktapala. Berdasarkan laporan media, insiden tersebut terjadi saat aksi demonstrasi kemampuan flying fox dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 di lingkungan kampus.

Dalam kunjungan penuh perhatian tersebut, Prof. Sunhaji turut didampingi oleh Pembina Kemahasiswaan UIN Saizu Purwokerto, Dr. Alief Budiyono, serta Koordinator Tim Humas UIN Saizu, Safrudin Aziz. Kehadiran para pimpinan universitas ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi mahasiswa yang mengalami musibah saat menjalankan tugas organisasi.

Mengutip keterangan resmi dari pihak universitas, hasil pemeriksaan medis dan rontgen memastikan bahwa Zela tidak mengalami patah tulang serius akibat insiden tersebut. "Pada hari ini kami menjenguk Zela untuk memastikan kondisi kesehatannya terus membaik. Alhamdulillah pada hari ini Mbak Zela sudah sehat. Saat ini katanya hanya masih ada memar, mungkin sehari dua hari kembali membaik," ujar Prof. Sunhaji.

Selain membeberkan kondisi kesehatan korban, Prof. Sunhaji juga meluruskan informasi keliru yang sempat beredar di sejumlah akun media sosial. Ditegaskan bahwa Zela bukanlah mahasiswa baru peserta PBAK, melainkan mahasiswi semester tiga Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang sudah berpengalaman.

Terkait penyebab kejadian, pihak universitas menilai prosedur operasional standar telah dijalankan dengan baik oleh panitia dan organisasi mahasiswa terkait. Faktor alam serta kondisi cuaca siang hari yang terik diduga turut memengaruhi jalannya demonstrasi alat yang berpusat pada kecepatan peluncuran perangkat flying fox tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum KMPA Faktapala UIN Saizu Purwokerto, Aulia Alfa Zain atau yang akrab disapa Gondo, menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang beserta uji coba alat sebelum acara dimulai. Evaluasi menyeluruh pun terus dilakukan agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Topics
uin saizu purwokerto pbak 2026 kmpa faktapala berita kampus mahasiswa insiden flying fox
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.