Kondisi bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan mendadak viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @ijoeel. Gedung sekolah tersebut tampak terbengkalai, kurang terawat, serta dipenuhi ilalang. Tak hanya kotor, beberapa ruang kelas bahkan mengalami kerusakan parah dengan kondisi atap yang ambruk.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Sosial, Cyril Raoul Hakim, memberikan penjelasan. Pria yang akrab disapa Chico Hakim itu mengonfirmasi bahwa sekolah tersebut sebenarnya sudah masuk dalam daftar rencana program rehabilitasi total.
Chico menjelaskan bahwa dokumen detail engineering design (DED) untuk rehabilitasi sekolah sebenarnya sudah rampung sejak tahun 2025. Menurut rencana awal, perbaikan gedung direncanakan berlangsung secara multiyears untuk Tahun Anggaran 2026-2027.
Namun, proses rehabilitasi gedung sekolah tersebut terpaksa batal dilaksanakan akibat adanya efisiensi anggaran. Langkah efisiensi ini merupakan imbas dari pemangkasan dana bagi hasil oleh pemerintah pusat, yang membuat APBD DKI Jakarta menyusut drastis dari Rp 95,35 triliun menjadi Rp 81,32 triliun.
"Seiring dengan adanya penyesuaian anggaran, jumlah lokasi yang dapat dibangun mengalami perubahan dari 22 menjadi 7 lokasi dengan skema multiyears 2026-2027," ujar Politikus PDIP tersebut pada Selasa (21/7/2026).
Meski fasilitas gedung rusak parah, Pemprov DKI Jakarta memastikan hak para siswa untuk mendapatkan pendidikan tidak terabaikan. Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah mengalihkan seluruh kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ke bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 agar proses pembelajaran tetap berjalan optimal.