Koresponden utama CBS News Matt Gutman menghadapi gugatan hukum serius setelah mantan produser lapangan ABC News Samira Said memasukkan berkas perkara di Pengadilan Tinggi Los Angeles pada Jumat, 15 Agustus 2025. Dalam dokumen gugatan tersebut, Samira mendakwa Matt Gutman telah melontarkan komentar bernada seksual di lingkungan kerja saat keduanya masih berada di bawah naungan ABC News, sebelum sang jurnalis pindah ke jaringan CBS pada Januari 2026.
Peristiwa dugaan pelecehan verbal itu disebut terjadi dalam dua kesempatan terpisah menurut salinan tuntutan. Samira menyatakan Matt Gutman bersama kru pria lainnya sempat menilai fisik seorang koresponden wanita dengan memberikan skor numerik berdasarkan penampilan saat mengantre tugas publik. Kejadian kedua berlangsung dalam acara promosi film, ketika Matt Gutman melontarkan sindiran seksual di hadapan rekan kerja karena Samira berniat menolak perpindahan lokasi penugasan.
Konflik profesional ini berkembang menjadi gugatan ketenagakerjaan berskala besar yang turut menyeret raksasa media The Walt Disney Co serta petinggi biro ABC News di Los Angeles. Samira mengeklaim manajemen perusahaan telah melakukan diskriminasi, pembalasan, serta kegagalan dalam menyediakan akomodasi medis yang diperlukan akibat trauma mendalam pascapeliputan penembakan massal di sekolah dasar Uvalde, Texas, pada Mei 2022 lalu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan rekam jejak kariernya, Samira bekerja di biro ABC News Los Angeles sejak Mei 2021 hingga akhirnya dipecat dalam sebuah pertemuan rutin pada 5 Maret 2025. Akibat serangkaian kejadian tersebut, ia menuntut ganti rugi kompensatif dan punitif, pembayaran biaya hukum, serta persidangan juri di hadapan pengadilan setempat atas kerugian fisik maupun psikologis yang dialaminya selama bekerja di industri penyiaran.
Dampak Traumatis Liputan Uvalde dan Pemecatan Sepihak
Permasalahan kesehatan mental Samira bermula ketika para manajer mendesaknya meliput tragedi penembakan massal di Uvalde pada Mei 2022 meskipun ia sedang menunjukkan gejala infeksi COVID-19. Selama penugasan tersebut, ia diwajibkan mewawancarai anak-anak yang menyaksikan kematian teman sekelas serta guru mereka, yang kemudian memicu gejala psikologis parah dan trauma berkepanjangan.
Setelah menjalani perawatan, seorang psikiater memberikan izin resmi bagi Samira untuk kembali bekerja dengan pembatasan jadwal tertentu guna pemulihan kondisi mentalnya. Akan tetapi, Kepala Biro ABC News Los Angeles saat itu, David Herndon, menolak permohonan tersebut dan memaksa Samira untuk kembali dengan ketersediaan penuh selama tujuh hari dalam sepekan tanpa keringanan.
Tekanan di lingkungan kerja semakin meningkat ketika Samira dipindahkan secara sepihak ke tugas shift akhir pekan dan kemudian diterjunkan meliput bencana kebakaran hutan berbahaya di Los Angeles pada Januari 2025. Dalam peliputan cuaca ekstrem tersebut, sebuah peralatan berat dilaporkan menghantam kaki Samira hingga mengakibatkan cedera kontusio tulang yang memperburuk kondisi fisiknya sebelum pemecatan terjadi pada Maret 2025.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan dari The Walt Disney Co dan CBS News belum memberikan tanggapan resmi karena masih mempelajari rincian dokumen gugatan yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles. Sementara itu, Matt Gutman yang baru saja bergabung dengan CBS pada awal Januari 2026 sebagai bagian dari perombakan di bawah pimpinan redaksi Bari Weiss tetap melanjutkan tugas penyiarannya di berbagai program berita utama.