YouTuber senior Hank Green menuai kontroversi setelah ketahuan menggunakan teknologi kecerdasan buatan dalam proses kreatif pembuatan konten videonya.
Penggemar setia merasa kecewa ketika menyadari beberapa bagian naskah dan ilustrasi video sang kreator terindikasi kuat dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan.
Menanggapi kritik tajam tersebut, Hank Green secara terbuka mengakui dirinya terlalu bergantung pada sistem kecerdasan buatan untuk mendukung produktivitas riset konten.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut pengamatan Kabayan News, insiden ini mencerminkan dilema besar yang dihadapi para kreator lama dalam menjaga batas antara efisiensi teknologi dan keaslian karya.
Sebagai langkah pemulihan reputasi, sang kreator berjanji mengubah kebijakan pribadi dengan melarang total penggunaan sistem otomatis untuk menulis maupun menyunting naskah masa depan.