Sebagaimana diwartakan oleh media, arus perjalanan KRL Commuter Line lintas Sudirman, Tanah Abang, Duri, hingga Kampung Bandan di peron 1 dan 2 Stasiun Manggarai kini telah kembali normal. Sebelumnya, area stasiun sempat mengalami kepadatan akibat adanya penumpukan penumpang imbas insiden warga tertemper kereta.
Menurut keterangan dari salah satu petugas Pengamanan KAI Commuter Indonesia bernama Hendi, penumpukan penumpang tersebut tidak berlangsung dalam waktu yang terlalu lama. Kepadatan di sekitar peron sempat terjadi sekitar 40 menit antara pukul 08.00 hingga 09.00 WIB pagi.
"Tadi sempat (penumpukan penumpang), tapi nggak lama," ujar Hendi saat memberikan penjelasan kepada awak media mengenai situasi di lapangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan laporan petugas, dampak terlama dirasakan oleh perjalanan kereta tujuan Jakarta Kota akibat insiden yang terjadi di dekat Stasiun Tebet. Sementara itu, untuk jalur relasi menuju Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Kampung Bandan terpantau relatif lebih terkendali.
Di sisi lain, petugas PAM KCI lainnya bernama Iful menambahkan bahwa penumpukan penumpang yang cukup padat sempat terjadi di peron 11 dan 12 yang melayani perjalanan dari arah Depok, Nambo, serta Bogor. Kendati demikian, situasi berangsur kondusif dan perjalanan kereta dinyatakan kembali lancar sepenuhnya sejak pukul 09.00 WIB.
Mengutip laporan resmi dari akun media sosial KAI Commuter, gangguan perjalanan pagi itu tidak hanya terjadi di satu titik saja. Insiden terpisah juga sempat mewarnai lintas Duri-Tangerang setelah sebuah rangkaian kereta dilaporkan tertemper kendaraan sepeda motor di antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper.
Pihak KAI Commuter bergerak cepat melakukan proses evakuasi serta pengecekan rangkaian kereta guna memastikan keamanan jalur. Saat ini, seluruh jadwal perjalanan kereta dilaporkan telah berangsur normal dan kembali sesuai dengan papan informasi di stasiun.