Niat Taufik Hidayat untuk segera pulang usai bekerja justru berujung pada peristiwa tragis setelah ia terjebak dalam kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Jalan Poros Sungai Pelang-Tumbang Titi, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Peristiwa nahas yang menimpa pria berusia 26 tahun tersebut terjadi pada Selasa malam ketika korban yang merupakan warga Desa Sungai Besar nekat melintasi jalur tersebut dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKepala BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwanto menjelaskan bahwa kondisi di sekitar lokasi kejadian dipenuhi oleh kabut asap pekat akibat karhutla yang membuat jarak pandang pengendara menjadi sangat terbatas.
"Yang jelas, kami mendapatkan informasi ada satu korban jiwa. Saudara Taufik baru pulang kerja, jadi dalam situasi kabut asap pekat itu mungkin beliau ingin cepat pulang ke rumah," ujar Yunifar saat dikonfirmasi oleh awak media, Rabu.
Korban Ditemukan Tewas Terbakar di Lokasi Karhutla
Dalam kondisi jarak pandang yang buruk tersebut, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya persis di tengah kepungan kobaran api yang membakar semak belukar di sisi kiri dan kanan jalan.
Pihak berwenang menduga korban tidak mampu menyelamatkan diri lantaran terlalu banyak menghirup asap pekat yang memicu kekurangan oksigen hingga akhirnya jatuh pingsan di lokasi kejadian.
"Dari informasi yang kami dapat, saat itu beliau terjatuh, kemungkinan kekurangan oksigen hingga pingsan. Di sisi kanan dan kiri jalan itu terdapat kobaran api yang menyala besar. Akhirnya beliau meninggal dalam posisi terbakar," ucap Yunifar.
Mendapat laporan adanya warga yang hilang, tim gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, Satgas Karhutla, SAR, serta petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan pencarian di sekitar lokasi kebakaran.