Acute radiation syndrome atau sindrom radiasi akut adalah kondisi medis berbahaya yang muncul akibat paparan radiasi pengion dosis tinggi dalam durasi singkat.
Paparan radiasi ini biasanya bersumber dari kecelakaan nuklir, perangkat terapi kanker tertentu, hingga ledakan senjata nuklir seperti sejarah kelam di Hiroshima dan Nagasaki.
Gejala awal dari sindrom ini umumnya meliputi mual, muntah, hilangnya nafsu makan, hingga kelelahan ekstrem yang dapat dirasakan hanya dalam waktu satu jam setelah paparan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan tingkat keparahannya, sindrom ini terbagi menjadi beberapa jenis, meliputi sindrom sumsum tulang, gastrointestinal, hingga neurovascular yang menyerang sel-sel tubuh dengan pembelahan cepat.
Penyebab Utama dan Sejarah Paparan Radiasi
Penanganan medis utama bagi pasien berfokus pada perawatan suportif, mulai dari transfusi darah, pemberian antibiotik, hingga transplantasi sel punca guna memulihkan fungsi tubuh.
Sebagian besar kasus paparan radiasi akut terjadi karena kecelakaan industri nuklir besar dunia, seperti bencana Chernobyl di masa lampau yang menelan korban jiwa.
Selain kecelakaan reaktor, aktivitas luar angkasa juga menyimpan risiko tersendiri bagi para astronaut akibat badai matahari dan radiasi kosmik galaksi.
Eksperimen masa lalu serta aktivitas uji coba senjata nuklir turut memberikan catatan historis mengenai dampak mematikan dari dosis radiasi tinggi terhadap manusia.
Pencegahan dan deteksi dini melalui pemantauan sel darah lengkap sangat krusial untuk menentukan tingkat keparahan serta peluang pemulihan pasien secara tepat.