Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Meta Wajib Bayar Denda Jumbo, Dampak...
BERITA

Meta Wajib Bayar Denda Jumbo, Dampak Kerusakan Mental Anak di Medsos

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 7 Agustus 2026
Ilustrasi logo Meta dan platform media sosial Instagram serta Facebook

Ilustrasi logo Meta dan platform media sosial Instagram serta Facebook

Meta wajib membayar denda total USD 942 juta atau setara triliun rupiah setelah pengadilan New Mexico menjatuhkan sanksi lanjutan sebesar USD 567 juta terkait dampak buruk platform Instagram dan Facebook bagi anak-anak. Putusan hakim Bryan Biedscheid ini merupakan bagian dari tahap kedua persidangan besar yang menyoroti kegagalan raksasa teknologi tersebut dalam melindungi pengguna usia muda dari paparan konten berbahaya serta fitur adiktif.

Sebagian besar dana dari sanksi terbaru tersebut, yakni sebesar USD 420 juta, dialokasikan khusus untuk layanan pengobatan anak muda, sementara sisanya digunakan untuk program pencegahan serta edukasi selama lima tahun ke depan. Keputusan ini melengkapi hukuman perdata sebelumnya senilai USD 375 juta yang dijatuhkan oleh juri pada bulan Maret lalu setelah terbukti perusahaan dengan sengaja merusak kesehatan mental anak.

Jaksa Agung New Mexico, Raúl Torrez menyatakan bahwa keputusan tersebut memberikan sinyal kuat bahwa korporasi digital tidak bisa lepas tangan ketika desain produk mereka membahayakan keselamatan anak-anak. "Keputusan hari ini adalah kemenangan untuk setiap orang tua yang mengkhawatirkan apa dampak media sosial terhadap anak mereka dan setiap anak yang berhak untuk tumbuh lebih aman secara online," ujarnya dalam pernyataan resmi.

Menanggapi putusan tersebut, pihak Meta menyatakan bakal mengajukan banding karena merasa telah berupaya maksimal menjaga keamanan pengguna di platform mereka. Perusahaan milik Mark Zuckerberg itu menyebut pihaknya tetap yakin dengan rekam jejak dalam melindungi remaja online serta akan terus membela diri dari klaim yang dianggap tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Selain kewajiban finansial, pengadilan juga memerintahkan Meta meningkatkan perangkat verifikasi usia menggunakan teknologi kecerdasan buatan serta menghapus data pribadi pengguna di bawah umur 13 tahun. Berdasarkan analisis tim redaksi, gelombang gugatan hukum dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat kini menjadi ancaman serius yang harus dihadapi Meta di tengah persiapan sidang lanjutan di California.

Sejumlah pengamat teknologi berpendapat bahwa putusan di New Mexico ini dapat menjadi preseden hukum penting bagi industri media sosial global ke depannya. Sebagaimana diungkapkan oleh pakar keamanan siber dari Northeastern University, Laura Edelson, penegak hukum di tingkat negara bagian mulai menemukan celah efektif untuk menindak perusahaan teknologi besar yang abai terhadap keselamatan pengguna.

Topics
meta instagram facebook kesehatan mental new mexico teknologi hukum anak
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.