Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Operasi Trikora, Sejarah Operasi...
BERITA

Operasi Trikora, Sejarah Operasi Militer Rebut Irian Barat

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 11 Agustus 2026
Peta dan arsip sejarah Operasi Trikora perebutan Irian Barat

Peta dan arsip sejarah Operasi Trikora perebutan Irian Barat

Operasi Trikora atau Tri Komando Rakyat menjadi salah satu tonggak sejarah penting dalam upaya mempertahankan kedaulatan wilayah Republik Indonesia dari tangan kolonial. Gerakan ini merupakan operasi militer gabungan antara Indonesia dan Uni Soviet yang bertujuan merebut wilayah jajahan Belanda di Nugini Belanda pada tahun 1961 hingga 1962. Puncak dari konfrontasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian New York oleh Belanda dan Indonesia pada 15 Agustus 1962, di mana kendali atas Irian Barat diserahkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Latar belakang konfrontasi bermula ketika Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 dan mengklaim seluruh wilayah Hindia Belanda termasuk bagian barat Pulau Papua. Namun, pemerintah Belanda menentang klaim tersebut sehingga memicu sengketa panjang di berbagai forum internasional. Berbagai upaya diplomasi melalui Konferensi Malino hingga Konferensi Meja Bundar menemui jalan buntu karena Belanda enggan menyerahkan wilayah tersebut dan justru berencana membentuk negara merdeka tersendiri di Papua.

Menghadapi situasi yang semakin memanas, Presiden Soekarno secara resmi mengumumkan komando pembebasan dalam pidatonya di Yogyakarta pada tanggal 19 Desember 1961. Pemerintah Indonesia kemudian memperkuat kekuatan pertahanan dengan membeli berbagai peralatan militer canggih dari Uni Soviet senilai 2,5 miliar dolar Amerika Serikat setelah permintaan bantuan ke Amerika Serikat ditolak. Pembelian besar-besaran ini mencakup puluhan pesawat tempur, kapal selam kelas Whiskey, hingga kapal penjelajah KRI Irian.

Strategi militer dijalankan secara matang di bawah Komando Mandala yang dipimpin oleh Mayjen Soeharto untuk merencanakan dan menyelenggarakan operasi militer penggabungan wilayah. Meskipun persiapan infiltrasi dan rencana operasi Jayawijaya telah disusun matang, ketegangan militer akhirnya mereda setelah Presiden Soekarno mengeluarkan perintah penghentian tembak-menembak pada Agustus 1962. Penyelesaian damai melalui jalur diplomasi PBB akhirnya berhasil mengakhiri konflik bersenjata dan mengembalikan wilayah Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi.

Dinamika Politik Internasional Di Balik Operasi Trikora

Soekarno

Dinamika geopolitik Perang Dingin turut memegang peranan besar dalam penyelesaian sengketa Irian Barat melalui Operasi Trikora. Amerika Serikat mulanya bersikap ragu dan bahkan cenderung tidak mendukung penyerahan wilayah tersebut kepada Indonesia karena kekhawatiran geopolitik di kawasan regional.

Namun, kekhawatiran bahwa Indonesia akan sepenuhnya berpaling dan meminta pertolongan pihak komunis Uni Soviet membuat Presiden John F. Kennedy akhirnya melunak. Washington mulai menyiapkan langkah agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memfasilitasi penyerahan wilayah tersebut secara legal kepada pemerintah Indonesia.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga aktif melakukan pendekatan diplomatik ke berbagai negara sahabat seperti India, Pakistan, Australia, hingga negara-negara Eropa lainnya. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan agar negara-negara tersebut tidak memberikan dukungan militer maupun politik kepada Belanda apabila perang terbuka pecah.

Melalui kombinasi tekanan militer yang masif di bawah komando nasional dan diplomasi internasional yang intensif, Indonesia berhasil memaksa Belanda duduk di meja perundingan. Perjanjian New York menjadi buah manis dari perjuangan panjang rakyat Indonesia dalam merebut hak kedaulatan atas tanah Papua.

Topics
operasi trikora sejarah indonesia irian barat soekarno belanda perjanjian new york militer uni soviet
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.