Bagi Anda yang ingin mulai menjelajahi dunia fotografi udara, DJI menjadi merek utama yang paling banyak dicari dan mendominasi pasar drone saat ini. Namun, dengan banyaknya pilihan yang tersedia, memahami berbagai seri yang ada bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pemula.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Seri DJI Mini merupakan jajaran drone ringkas andalan DJI yang menjadi pilihan terlaris bagi pilot pemula. Seluruh model dalam seri ini memiliki berat di bawah 250 gram, yang berarti minim pembatasan penerbangan tergantung pada regulasi di wilayah Anda.
Bagi para antusias yang menginginkan peningkatan dari seri Mini, terdapat seri DJI Air yang menawarkan bodi lebih kokoh dan waktu terbang lebih lama. Kendati demikian, Anda biasanya memerlukan sertifikat kompetensi regional sebelum diizinkan menerbangkannya.
Untuk tingkat yang lebih tinggi, seri DJI Mavic hadir sebagai lini drone konsumen kelas atas dengan performa kamera terdepan di industri. Seri ini ditujukan bagi pengguna serius yang menginginkan kualitas gambar profesional, tentu dengan persyaratan sertifikasi penerbangan yang sama.
Jika Anda mencari opsi yang paling murah, kecil, ringan, dan sederhana, DJI Neo adalah jawabannya. Drone ini dirancang khusus untuk swafoto udara atau selfie drone dengan fitur lepas landas langsung dari telapak tangan hanya dengan satu sentuhan.
Sementara itu, bagi pencari sensasi terbang berkecepatan tinggi, seri DJI Avata menawarkan pengalaman FPV atau first-person view yang imersif menggunakan kacamata khusus. Perlu diingat, penggunaan drone FPV secara legal memerlukan bantuan seorang pengawas atau spotter saat terbang.