Era pengobatan multiple myeloma mengalami transformasi signifikan berkat kehadiran terapi canggih seperti antibody-drug conjugates, bispecific antibodies, hingga terapi sel CAR-T yang melampaui metode konvensional.
Berdasarkan wawancara eksklusif bersama Professor Cho Hyung-woo dari Departemen Onkologi di Asan Medical Center, dunia medis kini mulai mendiskusikan konsep kesembuhan mutlak bagi pasien yang bebas penyakit sisa minimal selama lima tahun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut analisis Kabayan News, tantangan terbesar di Korea bukan pada persetujuan regulasi obat baru, melainkan ketiadaan jaminan penggantian biaya kesehatan yang membatasi akses pasien terhadap obat-obatan lini kedua.
Professor Cho Hyung-woo menyatakan bahwa strategi pengobatan kini bergeser dari menyimpan obat mujarab untuk tahap lanjut menjadi menggunakan terapi inovatif sedini mungkin guna memaksimalkan respons awal pasien.
Kendala utama bagi pasien di Korea mencakup mahalnya harga obat tanpa subsidi asuransi serta terbatasnya pilihan terapi lini kedua bagi pasien yang mengalami kekambuhan pascaterapi pertama dengan lenalidomide.
Meskipun obat baru seperti Blenrep menawarkan efektivitas tinggi dengan efek samping kornea yang dapat dikelola melalui kolaborasi multidisiplin bersama dokter spesialis mata, ketiadaan cakupan asuransi tetap menjadi tembok besar.