Ribuan demonstran muda di India tidak hanya turun ke jalan untuk menggelar unjuk rasa, melainkan juga melancarkan kampanye digital tandingan dengan membanjiri media sosial menggunakan meme, video parodi, dan humor satir untuk mengkritik pemerintah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Gerakan protes yang dipicu oleh kemarahan atas skandal ujian nasional ini telah berkembang menjadi gerakan pemuda yang lebih luas, menantang Perdana Menteri Narendra Modi di arena digital yang selama ini menjadi basis kekuatan politiknya.
"Jika kuota internet kami habis saja kami tidak tahan, jadi kami tentu tidak akan mentolerir hal ini," ujar seorang demonstran berusia 25 tahun, menggambarkan ketidakpuasan generasinya terhadap tindakan keras aparat dan kebijakan pemerintah.
Melalui kelompok satir Cockroach Janta Party, para pemuda mengubah bentrokan dengan polisi hingga gestur sang perdana menteri menjadi konten viral yang mengolok-olok otoritas dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dengan hampir separuh populasi India berusia di bawah 25 tahun, tantangan berbasis humor ini menghadirkan dilema politik yang tidak biasa bagi pemerintahan Modi yang sangat memperhatikan citra publiknya.