Honda mengajukan permohonan resmi kepada pemerintah Thailand agar bersedia menurunkan pajak impor mobil Completely Built Up atau CBU buatan Jepang agar setara dengan kendaraan listrik dari negara lain.
Berdasarkan wawancara Autolifethailand, Presiden Direktur Honda Automobile Thailand Koji Iwanami menyatakan bahwa tingginya bea masuk membuat model kendaraan dari Jepang sulit dipasarkan secara kompetitif.
Kondisi tersebut kontkat dengan kebijakan insentif bagi kendaraan listrik murni dan kendaraan hybrid range extended yang mendapat pembebasan pajak impor dari sejumlah negara tertentu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePenurunan tarif pajak impor tersebut membuka peluang bagi Honda mendatangkan model populer seperti Honda Jazz dan Honda Freed untuk memperluas opsi konsumen.
Pabrik perakitan lokal di Prachinburi saat ini beroperasi mendekati kapasitas penuh sebanyak 110.000 unit per tahun guna memproduksi lini populer seperti City, Civic, Accord, HR-V, dan CR-V.
Dari analisis media, rencana ekspansi kapasitas produksi pabrik hingga 150.000 unit per tahun disiapkan agar pabrik mampu merakit hingga delapan model berbeda tanpa mengurangi tenaga kerja lokal.