Panggung pemilihan kepala desa adat di Sumatera Barat kembali memanas dengan hadirnya figur-figur berpengalaman. Sebagaimana diwartakan, tokoh masyarakat sekaligus Pucuk Adat Kecamatan Sungai Aur dan Ketua Lembaga Adat Nagari Sungai Aua, H. Nofrizal bergelar Tuanku Sambah, resmi mengambil langkah awal untuk maju dalam kontestasi.
Berdasarkan laporan media, H. Nofrizal tercatat sebagai pendaftar pertama dalam tahapan pemilihan Wali Nagari Sungai Aua, Kabupaten Pasaman Barat. Kehadirannya di kantor pendaftaran menjadi sinyal kuat bahwa dirinya siap kembali mewakafkan tenaga dan pikirannya bagi masyarakat setempat.
Nama H. Nofrizal tentu sudah tidak asing lagi bagi warga Pasaman Barat. Rekam jejak pengabdiannya terbentang luas, mulai dari dipercaya sebagai Wali Nagari Sungai Aua pertama pada tahun 2001, berkiprah di lembaga legislatif daerah, hingga pernah maju sebagai calon Wakil Bupati Pasaman Barat pada tahun 2010.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut keterangannya, keputusan untuk kembali turun gunung bukan didorong oleh ambisi politik semata. Ia terpanggil untuk memperkuat tata kelola pemerintahan nagari serta melestarikan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai fondasi utama pembangunan.
Dukungan luas pun mengalir dari berbagai elemen masyarakat yang mendambakan kepemimpinan definitif yang aspiratif dan responsif. Dengan jaringan luas serta pengalaman matang di bidang birokrasi maupun adat, H. Nofrizal diyakini mampu membawa Nagari Sungai Aua menuju arah yang jauh lebih mandiri dan bermartabat.