Sebagaimana diwartakan oleh media massa, proses penetapan jajaran pengurus baru PT Migas Utama Jabar yang merupakan badan usaha milik daerah bentukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendadak menjadi sorotan publik setelah diumumkan melalui rapat umum pemegang saham.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, posisi strategis dalam perusahaan tersebut diisi oleh figur-figur yang dinilai memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan di lingkungan pemerintahan provinsi setempat.
Menanggapi berbagai perbincangan miring yang berkembang di tengah masyarakat, pihak pemerintah daerah melalui Biro BUMD, Investasi, dan Administrasi Pembangunan secara tegas membantah adanya pelanggaran prosedur dalam pengangkatan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip keterangan resminya, pemerintah daerah menyatakan bahwa seluruh rangkaian proses seleksi mulai dari administrasi hingga wawancara akhir telah dijalankan secara terbuka serta mengacu pada ketentuan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018.
Lebih lanjut, penunjukan pejabat untuk posisi komisaris maupun jajaran direksi dipastikan telah melalui pertimbangan matang berdasarkan kualifikasi, rekam jejak, serta kompetensi yang relevan dengan kebutuhan perusahaan daerah.