Rizki Ananta Putra, yang lebih dikenal dengan nama panggung Ananta Rispo, adalah seorang pelawak tunggal (komika) dan pemeran berkebangsaan Indonesia. Beliau lahir di Jakarta pada tanggal 16 Juni 1991 dan telah berkiprah di industri hiburan tanah air selama bertahun-tahun. Kehadirannya memberikan warna tersendiri dalam dunia komedi tunggal dan seni peran di Indonesia melalui berbagai karya yang telah dihasilkannya.
Peran dan kontribusi penting Ananta Rispo dalam bidang hiburan terlihat dari keterlibatannya dalam mempopulerkan seni stand-up comedy serta pengembangan genre komedi melalui grup lawak GJLS. Beliau tidak hanya aktif tampil di panggung komedi tunggal, tetapi juga sukses merambah dunia seni peran dengan membintangi berbagai judul film layar lebar dan serial web populer.
Perjalanan karier Ananta Rispo dikenal luas oleh publik bermula dari keikutsertaannya dalam ajang pencarian bakat Stand Up Comedy Indonesia musim ketiga pada tahun 2013 bersama adiknya, Fico Fachriza. Sejak saat itu, eksistensinya terus berkembang dari tingkat komunitas lokal hingga menjadi figur publik nasional yang dikenal oleh berbagai kalangan penonton.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeArtikel profil ini akan membahas secara mendalam mengenai latar belakang kehidupan, riwayat pendidikan atau awal karier, hingga perjalanan profesional serta pencapaian penting yang telah diraih oleh Ananta Rispo dalam industri hiburan Indonesia.
Latar Belakang dan Awal Karier
Ananta Rispo lahir di Jakarta pada tanggal 16 Juni 1991 dengan nama lengkap Rizki Ananta Putra. Beliau tumbuh di lingkungan keluarga di Indonesia dan memiliki seorang adik bernama Fico Fachriza yang juga berkecimpung di dunia komedi.
Meskipun informasi mendalam mengenai pendidikan formalnya tidak menjadi sorotan utama publik, pembentukan karier awal Ananta Rispo sangat erat kaitannya dengan keaktifannya di komunitas komedi lokal. Beliau mulai mengawali keterlibatannya di dunia komedi dengan bergabung bersama komunitas Stand Up Indo Depok.
Sebelum meniti karier di tingkat nasional, Ananta Rispo aktif mengasah kemampuan melawaknya dengan tampil dari kafe ke kafe di Yogyakarta serta berbagai panggung komunitas. Pengalaman awal di panggung-panggung kecil tersebut membentuk mental dan gaya melawak yang kemudian menjadi ciri khas penampilannya.
Transisi penting dalam kariernya terjadi ketika beliau memutuskan untuk mengikuti audisi tingkat nasional, yang membuka jalan menuju panggung kompetisi televisi dan memperkenalkan namanya kepada masyarakat luas di seluruh Indonesia.
Karier dan Pencapaian
Perjalanan karier Ananta Rispo di tingkat nasional dimulai pada tahun 2013 ketika beliau berpartisipasi sebagai peserta dalam ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV Musim Ketiga. Meskipun harus mengakhiri kompetisi pada minggu kedua, keikutsertaan tersebut menjadi batu loncatan besar bagi kariernya di dunia hiburan.
Seiring dengan popularitasnya di panggung stand-up, Ananta Rispo memperluas jangkauan kariernya ke dunia akting dengan membintangi film layar lebar perdananya, Manusia Setengah Salmon, serta serial televisi Malam Minggu Miko pada tahun 2013. Karier aktingnya terus menanjak dengan membintangi berbagai film populer seperti Susah Sinyal (2017), Reuni Z (2018), Sesuai Aplikasi (2018), Kapal Goyang Kapten (2019), dan Si Manis Jembatan Ancol (2019).
Pada akhir tahun 2019, Ananta Rispo bersama rekan sesama komika, Rigen Rakelna dan Hifdzi Khoir, mendirikan grup lawak bernama GJLS. Grup ini berhasil memperluas eksistensi mereka melalui berbagai platform digital, acara televisi, hingga puncaknya merilis film layar lebar berjudul GJLS: Ibuku Ibu-Ibu pada tahun 2025 di mana beliau turut berperan sebagai produser eksekutif sekaligus pemain.
Hingga kini, Ananta Rispo tetap aktif berkarier di industri hiburan lintas platform, mulai dari membintangi berbagai serial web seperti Twisted dan Arab Maklum, hingga film-film komersial seperti Kukira Kau Rumah (2022) dan Kang Mak from Pee Mak (2024), yang semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu tokoh komedi terkemuka di Indonesia.