Profil Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan atau BPUPKI mencatat sejarah penting dalam persiapan kemerdekaan bangsa Indonesia dari pendudukan Jepang. Berdasarkan analisis tim redaksi dari data ensiklopedia, badan ini dibentuk pada masa Perang Pasifik untuk menyelidiki berbagai aspek penting terkait pembentukan negara merdeka.
Pemerintahan militer Jepang melalui pengumuman Kumakichi Harada meresmikan badan ini pada tanggal 29 April 1945 bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. Kepemimpinan badan ini dipercayakan kepada Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat didampingi wakil ketua Ichibangase Yoshio dan Raden Pandji Soeroso.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTugas utama badan ini adalah mempelajari dan menyelidiki hal-hal berkaitan dengan aspek politik, ekonomi, tata pemerintahan, serta merumuskan dasar negara Republik Indonesia. Sidang pertama BPUPKI yang berlangsung di gedung Chuo Sangi In Jakarta menjadi momen bersejarah lahirnya gagasan Pancasila oleh Ir. Soekarno.
Dalam perjalanannya, keanggotaan badan ini terdiri dari 67 orang yang mencakup tokoh pergerakan nasional serta perwakilan pengamat dari pihak militer Jepang. Menjelang akhir masa tugasnya, badan ini dibubarkan pada tanggal 7 Agustus 1945 dan digantikan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).