Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Daniel Nurbuat (Nurbuat),...
BERITA

Profil Daniel Nurbuat (Nurbuat), Pelawak Legendaris Srimulat

By Redaksi Kabayan News 3 min read 22 Agustus 2026
Potret Daniel Nurbuat atau Nurbuat, pelawak senior anggota grup Srimulat

Potret Daniel Nurbuat atau Nurbuat, pelawak senior anggota grup Srimulat

Daniel Nurbuat, yang lebih dikenal dengan nama panggung Nurbuat, adalah seorang seniman panggung dan pelawak senior Indonesia yang lahir di Malang, Jawa Timur pada 1 Januari atau 1 April 1949. Beliau mengabdikan sebagian besar hidupnya di dunia seni hiburan nusantara dan menjadi salah satu pilar penting dalam sejarah perkembangan kelompok lawak legendaris Srimulat. Namanya melekat kuat di benak masyarakat Indonesia sebagai simbol komedi tradisional yang bernuansa kedaerahan.

Peran dan kontribusi penting Nurbuat dalam industri hiburan tanah air terlihat dari kemampuannya memperkaya khazanah komedi melalui karakteristik humor lokal yang kuat. Meskipun tidak memiliki latar belakang darah Madura, beliau sangat piawai membawakan peran dengan logat Madura secara konsisten dan jenaka. Keahlian ini memberikan warna tersendiri dalam setiap pementasan Srimulat baik di panggung teater maupun di layar kaca televisi nasional.

Sebelum meraih popularitas nasional bersama Srimulat, Nurbuat menempa kemampuannya secara otodidak dari panggung daerah di Jawa Timur. Perjalanan kariernya dimulai dari teater rakyat hingga kelompok ludruk terkemuka sebelum akhirnya direkrut ke dalam manajemen pusat Srimulat. Pengalaman panggung yang matang membentuk karakternya menjadi salah satu pelawak improvisasi yang sangat diandalkan dalam berbagai situasi sketsa komedi.

Artikel profil ini akan mengupas secara sistematis mengenai latar belakang kehidupan awal, riwayat kesenian tradisional, hingga perjalanan karier profesional Nurbuat di dunia hiburan. Pembahasan mencakup awal mula keterlibatannya di panggung ludruk daerah, proses bergabung dengan Srimulat pada dekade 1980-an, serta warisan artistik yang ditinggalkannya bagi dunia komedi Indonesia.

Latar Belakang dan Awal Karier Kesenian

Daniel Nurbuat lahir di Malang, Jawa Timur, pada tanggal 1 April 1949. Ia menghabiskan masa mudanya di Jawa Timur dengan menyerap berbagai nilai budaya lokal yang kemudian menjadi fondasi kuat dalam perjalanan karier seninya. Tumbuh di lingkungan masyarakat yang kaya akan tradisi pementasan rakyat, beliau menunjukkan ketertarikan mendalam pada dunia seni peran sejak usia muda.

Nurbuat memulai perjalanan karier seninya secara otodidak dari panggung-panggung kesenian daerah di Jawa Timur. Pada tahun 1970, ia resmi bergabung dengan kelompok kesenian Anoraga di Malang, di mana ia mengawali langkahnya sebagai seorang figuran. Berkat ketekunan dan bakat alaminya, ia secara perlahan mendapatkan kepercayaan untuk memegang peran-peran utama dalam setiap pementasan kelompok tersebut.

Seiring dengan berkembangnya kemampuan akting dan melawak, Nurbuat memutuskan untuk memperluas cakrawala pementasannya dengan hijrah ke Surabaya. Di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut, ia bergabung dengan kelompok kesenian ludruk yang lebih besar dan mapan, yaitu ludruk Wijaya Kusuma II. Pengalaman di dunia ludruk ini semakin mematangkan teknik vokal, penguasaan panggung, serta kemampuan berinteraksi langsung dengan penonton secara spontan.

Pengalaman panjang di panggung kesenian tradisional daerah ini menjadi batu loncatan yang sangat berharga bagi Nurbuat. Transisi dari panggung rakyat daerah menuju panggung hiburan tingkat nasional terbuka lebar ketika kelompok-kelompok lawak besar mulai melirik talenta potensial dari daerah.

Perjalanan Karier Bersama Srimulat dan Kontribusi Komedi

Karier profesional Nurbuat mencapai babak baru yang sangat menentukan ketika ia resmi direkrut dan bergabung ke dalam kelompok lawak legendaris Srimulat pada awal tahun 1982. Masuknya Nurbuat ke dalam Srimulat mempertemukannya dengan jajaran pelawak papan atas nasional era tersebut. Di dalam kelompok ini, ia tidak hanya sekadar tampil sebagai pemeran pendukung, tetapi langsung menemukan karakter khas yang membuat namanya cepat dikenal publik.

Kontribusi terbesar Nurbuat di Srimulat adalah penciptaan identitas komedi yang sangat ikonik melalui kepiawaiannya melawak menggunakan logat Madura yang kental. Meskipun lahir dan besar di Malang, kemampuan observasi dan penguasaan dialeknya membuat penampilan komedinya terasa sangat otentik dan menghibur. Karakter tersebut menjadi salah satu ciri khas yang selalu dinanti-nantikan oleh para penonton setia Srimulat.

Selain aktif di panggung teater Srimulat, Nurbuat juga turut serta dalam ekspansi grup tersebut ke media televisi nasional pada era 1990-an hingga tahun 2000-an. Beliau juga aktif berpartisipasi dalam berbagai pementasan ludruk musikal modern, seperti pagelaran Kartolo Mbalelo, yang bertujuan melestarikan seni tradisional. Konsistensinya dalam menjaga mutu humor tradisional di tengah gempuran modernisasi hiburan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.

Daniel Nurbuat menutup perjalanan hidupnya pada tanggal 14 Juni 2018 di Jakarta dalam usia 69 tahun. Meskipun telah tiada, warisan humor dan dedikasi totalnya terhadap seni lawak tradisional tetap dikenang sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah perkembangan industri komedi Indonesia.

Topics
tokoh pelawak srimulat seniman biografi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.