Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Kelurahan Pekojan, Jejak...
BERITA

Profil Kelurahan Pekojan, Jejak Kampung Arab Legendaris di Jakarta

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 9 Agustus 2026
Kawasan permukiman bersejarah Kelurahan Pekojan di Tambora Jakarta Barat

Kawasan permukiman bersejarah Kelurahan Pekojan di Tambora Jakarta Barat

Kelurahan Pekojan merupakan salah satu wilayah administratif di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, yang kaya akan nilai sejarah masa kolonial Belanda. Nama Pekojan sendiri berasal dari kata Khoja, yaitu istilah yang pada masa lampau digunakan untuk menyebut penduduk keturunan India beragama Islam yang menetap di kawasan tersebut.

Berdasarkan catatan sejarah, kawasan Pekojan pada abad ke-18 ditetapkan oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai kampung Arab. Para imigran yang datang dari Hadramaut, Yaman Selatan, diwajibkan untuk tinggal di wilayah ini terlebih dahulu sebelum akhirnya menyebar ke berbagai penjuru kota dan daerah lain di Nusantara.

Pemerintah kolonial kala itu menerapkan sistem pengawasan ketat berupa passen stelsel dan wijken stelsel di Pekojan. Kebijakan tersebut tidak hanya menempatkan para imigran dalam pemukiman khusus, tetapi juga mengharuskan mereka memiliki surat jalan resmi apabila hendak bepergian ke luar wilayah pemukiman.

Meskipun saat ini mayoritas penduduk yang mendiami wilayah Pekojan merupakan keturunan Tionghoa, jejak peninggalan sejarah ratusan tahun silam masih dapat terlihat jelas. Berbagai bangunan masjid kuno serta arsitektur bergaya Moor berdiri kokoh sebagai saksi bisu dinamika peradaban tempo dulu di kawasan tersebut.

Pusat Pendidikan Islam dan Jejak Masjid Kuno Bersejarah di Pekojan

Jakarta barat

Kawasan Pekojan juga memegang peranan penting dalam sejarah pergerakan nasional karena menjadi tempat berdirinya organisasi pendidikan Islam modern Jamiatul Kheir pada tahun 1901. Perkumpulan ini didirikan oleh tokoh-tokoh terkemuka dan turut melahirkan tokoh besar bangsa seperti KH Ahmad Dahlan serta HOS Tjokroaminoto.

Selain pusat pendidikan, Pekojan terkenal dengan deretan masjid kuno bernilai sejarah tinggi yang dibangun sejak ratusan tahun lalu. Salah satunya adalah Masjid Al-Anshory yang didirikan pada tahun 1648 oleh para muslim India di kawasan Gang Koja yang kini berganti nama menjadi Jalan Pengukiran II.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, berdiri Masjid An-Nawier yang merupakan tempat ibadah terbesar di Pekojan serta Masjid Langgar Tinggi yang pernah diperluas oleh Kapiten Arab Syeikh Said Naum. Keberadaan masjid-masjid ini melengkapi keunikan lanskap kawasan yang dikelilingi lorong-lorong bersejarah seperti Jembatan Kambing.

Berdasarkan data kependudukan, wilayah Kelurahan Pekojan terus mengalami perkembangan demografi dengan jumlah ribuan kepala keluarga yang menetap di dalamnya. Hingga kini, Pekojan tetap menjadi salah satu kawasan heritage penting yang memperkaya khazanah sejarah budaya di Provinsi DKI Jakarta.

Topics
pekojan tambora jakarta barat sejarah jakarta kampung arab jamiatul kheir wisata sejarah dki jakarta
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.