Negara Kota Vatikan tercatat sebagai negara independen terkecil di dunia, baik dalam hal luas area maupun populasinya yang diakui secara internasional. Dengan luas wilayah sekitar 44 hektar dan dikelilingi tembok di dalam kota Roma, Italia, negara berdaulat ini memiliki keunikan sistem pemerintahan eklesiastik berbentuk monarki sakerdotal.
Pemerintahan tertinggi di negara ini dipegang penuh oleh Paus selaku Uskup Roma dengan seluruh pejabat tinggi berasal dari kalangan klerus Katolik lintas negara. Sejak kembalinya Paus dari Avignon pada tahun 1377, kawasan Istana Apostolik di dalam wilayah Vatikan menjadi pusat kediaman resmi para pemimpin tertinggi gereja.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeIstilah Negara Kota Vatikan memiliki perbedaan mendasar dengan Takhta Suci, meskipun keduanya sering digunakan secara kolektif. Takhta Suci merupakan takhta episkopal utama bagi miliaran umat Katolik global yang berakar sejak zaman kekristenan awal di sekitar Bukit Vatikan.
Kedaulatan modern wilayah ini lahir secara resmi pada tahun 1929 melalui penandatanganan Perjanjian Lateran antara Takhta Suci dan Italia. Perjanjian tersebut menegaskan kekuasaan eksklusif serta yurisdiksi mutlak Takhta Suci atas kawasan seluas belasan hektar tersebut.
Sejarah Terbentuknya Negara Vatikan dan Perjanjian Lateran
Asal-usul penamaan Vatikan berasal dari permukiman kuno bangsa Etruria bernama Vatica atau Vaticum di kawasan Ager Vaticanus. Pada masa kekaisaran Romawi, wilayah di tepi barat Sungai Tiber tersebut awalnya dianggap sebagai daerah berawa yang kurang diminati sebelum akhirnya dikeringkan dan ditata oleh Agrippina the Elder.
Perkembangan wilayah semakin masif setelah Kaisar Caligula membangun sirkus untuk arena balap kereta kuda yang kemudian diselesaikan oleh Nero. Lokasi tersebut sempat menjadi tempat kemartiran bagi banyak orang Kristen pada masa lalu, termasuk peristiwa penyaliban Santo Petrus.
Peran sekuler para Paus sebagai penguasa wilayah di semenanjung Italia telah berlangsung selama lebih dari seribu tahun lewat Negara Kepausan. Situasi politik mengalami perubahan drastis pada tahun 1870 ketika wilayah kepausan direbut oleh Kerajaan Italia yang baru disatukan, memicu era di mana para Paus membatasi diri di dalam lingkungan Vatikan.
Perselisihan panjang antara pihak kepausan dan pemerintah Italia akhirnya tuntas lewat Perjanjian Lateran pada 11 Februari 1929. Perjanjian bersejarah ini menandai berdirinya negara kota modern yang berdaulat penuh dan mengakhiri status Paus sebagai pihak yang terisolasi di dalam wilayahnya.