Sayuti Melik merupakan perintis kemerdekaan Indonesia yang tercatat dalam sejarah sebagai pengetik naskah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia serta mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Lahir pada tanggal 25 November 1908 di Sleman, Yogyakarta, ia adalah putra dari Abdul Mu'in alias Partoprawito dan ibunya bernama Sumilah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNasionalisme sudah ditanamkan oleh ayahnya sejak kecil ketika menentang kebijakan pemerintah Belanda yang menggunakan sawahnya untuk ditanami tembakau.
Semasa muda, ia aktif menulis artikel politik yang tajam hingga membuatnya beberapa kali ditangkap oleh pemerintah kolonial Belanda dan dibuang ke Boven Digul.
Peran Penting dalam Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan
Sayuti Melik termasuk dalam kelompok Menteng 31 yang berperan penting dalam peristiwa Rengasdengklok untuk mengamankan Soekarno dan Hatta agar terhindar dari pengaruh Jepang.
Konsep naskah proklamasi disusun oleh Bung Karno, Bung Hatta, dan Achmad Subardjo di rumah Laksamana Muda Maeda dengan disaksikan oleh Sukarni dan Sayuti Melik.
Dalam suasana tegang menjelang proklamasi, Sayuti memberikan gagasan agar teks proklamasi ditandatangani oleh Bung Karno dan Bung Hatta saja atas nama bangsa Indonesia.
Usul tersebut diterima dengan baik, dan Bung Karno segera memerintahkan Sayuti untuk mengetik naskah bersejarah tersebut dengan mengubah kalimat wakil-wakil bangsa Indonesia.