Inisiatif Pueblos con Semilla yang diinisiasi oleh organisasi kultural 3 piedras bergerak aktif menjaga warisan pertanian dari ancaman kepunahan di kawasan Jacetania dan Alto Gállego, Spanyol. Proyek ini bertujuan mengubah komoditas lokal yang terancam punah menjadi sumber identitas, penggerak ekonomi, serta masa depan berkelanjutan bagi masyarakat perdesaan.
Direktur 3 piedras, Beatriz Bañales menjelaskan bahwa pelestarian benih bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan upaya memanfaatkan kearifan lokal guna membangun ketahanan wilayah yang mandiri. Menurut pengamatan tim redaksi, hilangnya satu varietas benih sering kali memicu kepunahan pengetahuan tradisional, resep kuliner, hingga kosakata lokal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeProyek bermula lima tahun lalu di desa Ara berkat kebutuhan mendesak mendirikan bank benih mandiri akibat kelangkaan bibit di masa pandemi. Interaksi intensif dengan para petani senior mengungkapkan banyak varietas pusaka bertahan di tangan warga, meski kini terancam oleh regenerasi petani yang menua dan dominasi benih komersial.
Saat ini, jaringan penjaga benih melibatkan 45 relawan aktif yang merawat serta mereproduksi sekitar 150 varietas tanaman lokal. Para penjaga tersebut bertindak sebagai benteng pertahanan memori kolektif agraris dengan menanam, mengumpulkan, serta menukar benih secara berkala.
Tahap pengembangan berikutnya berfokus pada seleksi varietas bernilai agronomis dan gastronomi tinggi untuk dibudidayakan secara agroekologis oleh para petani profesional. Kolaborasi bersama Red de Semillas de Aragón dan CITA turut memperkuat sinergi antara sains modern dan pengetahuan tradisional.
Aliansi strategis ini juga merambah sektor kuliner melalui program "Del surco al mantel" yang melibatkan restoran bergengsi seperti Canfranc Expréss dan La Era de Los Nogales di Sabiñánigo. Pelibatan generasi muda digalakkan lewat kebun sekolah dan perpustakaan benih agar estafet pelestarian terus berjalan.
Prestasi gemilang diraih proyek ini lewat penghargaan Rural Emprende 2026 serta penghargaan Félix de Azar 2025 dari Dewan Provinsi Huesca. Berbekal pengalaman di Pirineos, inisiatif ini dirancang sebagai model percontohan yang dapat diterapkan di wilayah perdesaan lain dengan tantangan serupa.