Review Beast of Reincarnation membuktikan ambisi besar Game Freak dalam menggarap game action RPG skala besar di luar zona nyaman mereka. Berlatar dunia masa depan tahun 4026 di Jepang yang dikuasai kehancuran akibat Blight, pemain mengendalikan karakter bernama Emma dalam misi memburu makhluk raksasa.
Menurut pengamatan Kabayan News, game ini berhasil memadukan elemen atmosfer kelam ala Nier dengan mekanik parry ketat mirip Sekiro. Pengalaman eksplorasi dunia terbuka terasa sangat mulus dan memikat sejak jam-jam pertama permainan dimulai.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis Kabayan News, sistem pertarungan menjadi daya tarik utama yang membuat pemain betah berlama-lama. "Pertarungan terasa sangat memuaskan berkat mekanik parry dan Bloom Arts yang responsif," ungkap pengulas dalam laporannya.
Kendati demikian, sejumlah catatan minor tetap ada terutama pada aspek animasi wajah karakter yang terasa kaku dan variasi musuh menjelang akhir permainan. Meskipun terdapat beberapa kekurangan teknis, karya terbaru Game Freak ini tetap sukses memenuhi ekspektasi para penggemar genre action RPG.