Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Saham Shaperon Masuk Daftar...
BERITA

Saham Shaperon Masuk Daftar Administratif Kosdaq, Efek Gagal Uji Klinis NuGel

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 12 Agustus 2026
Grafik perdagangan saham Shaperon di bursa Kosdaq Korea Selatan

Grafik perdagangan saham Shaperon di bursa Kosdaq Korea Selatan

Perusahaan bioteknologi Shaperon terancam masuk dalam daftar isu administratif di bursa Kosdaq akibat harga sahamnya yang terus berada jauh di bawah ambang batas minimum baru sebesar 1.000 won atau sekitar 0,71 dolar AS. Korea Exchange telah memberikan peringatan resmi setelah saham perusahaan tersebut ditutup di bawah level minimum selama 25 hari perdagangan berturut-turut.

Berdasarkan aturan baru bursa yang berlaku sejak 1 Juli, suatu emiten akan ditetapkan sebagai masalah administratif apabila sahamnya tetap berada di bawah 1.000 won selama 30 hari perdagangan berturut-turut. Shaperon tercatat ditutup pada level 473 won, membuat sahamnya mustahil mengejar batas minimum tersebut meski batas harian kenaikan saham Kosdaq mencapai 30 persen.

Menanggapi situasi ini, manajemen Shaperon mengandalkan rencana konsolidasi saham dengan rasio lima berbanding satu yang dijadwalkan berlaku efektif pada 8 September mendatang demi mencabut status administratif tersebut. Para pemegang saham telah menyetujui rencana tersebut dalam rapat umum pemegang saham luar biasa, di mana perdagangan akan dihentikan sementara mulai 4 September hingga 28 September.

Aksi korporasi berupa konsolidasi saham ini bertujuan mengurangi jumlah saham beredar sekaligus menaikkan harga per lembar secara proporsional tanpa mengubah kapitalisasi pasar perusahaan. Pengumuman restrukturisasi saham ini pertama kali dirilis ke publik hanya berselang beberapa hari setelah pengungkapan hasil uji klinis fase 2b obat dermatitis atopik unggulan mereka, NuGel.

Sebelumnya, studi global fase 2b bagian kedua untuk kandidat obat NuGel dilaporkan gagal mencapai ambang batas signifikansi statistik yang telah ditentukan sebelumnya pada parameter utama. Meskipun demikian, pihak Shaperon menegaskan bahwa hasil uji klinis tersebut tidak serta-merta menghilangkan potensi lisensi maupun pengembangan bersama untuk produk obat lainnya.

Lebih lanjut, manajemen memastikan bahwa penurunan harga saham tidak menandakan adanya masalah likuiditas jangka pendek karena perusahaan masih mengantongi kas dan setara kas sekitar 25 miliar won per Juni. Shaperon kini berupaya mencari peluang komersialisasi untuk empat kandidat produk lain yang telah menyelesaikan uji klinis fase pertama seperti NuSepin, NuDifin, NuPulin, dan NuCerin.

Berdasarkan analisis pasar, langkah konsolidasi saham pada September mendatang memang berpotensi mendongkrak posisi harga melampaui ambang batas 1.000 won secara mekanis. Kendati demikian, ketahanan harga saham setelah perdagangan dibuka kembali pada 29 September akan sangat bergantung pada kemampuan manajemen dalam memulihkan kepercayaan investor terhadap portofolio klinis mereka.

Topics
shaperon kosdaq nugel bursa efek saham bioteknologi korea selatan uji klinis
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.