Pemeriksaan CT angiography bagi pasien dugaan pendarahan gastrointestinal akut memerlukan seleksi ketat berdasarkan analisis data klinis skala besar agar prosedur medis lebih efektif.
Berdasarkan laporan Korea Biomedical, tim peneliti dari Yongin Severance Hospital bersama Severance Hospital menemukan bahwa penggunaan CT angiography secara selektif mampu meningkatkan efisiensi diagnostik sekaligus meminimalkan paparan radiasi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeStudi tersebut menganalisis data sebanyak 1.770 pasien dewasa yang menjalani pemindaian di instalasi gawat darurat guna mendeteksi sumber perdarahan secara cepat dan akurat.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tes pencitraan tersebut memiliki tingkat spesifisitas tinggi untuk menyingkirkan kemungkinan perdarahan aktif pada pasien berisiko rendah.
Tim peneliti mengidentifikasi tujuh karakteristik klinis utama yang mencakup jenis kelamin pria, penggunaan obat antithrombotik, kondisi anemia, hingga ketidakstabilan hemodinamik.
Melalui pengembangan alat prediksi berbasis risiko tersebut, para dokter dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi medis tanpa membebani pasien dengan prosedur yang tidak perlu.