Serangan udara Israel menghantam wilayah selatan Lebanon pada hari Sabtu dan merenggut nyawa tujuh orang penduduk setempat. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, insiden mematikan ini terjadi di tengah rapuhnya kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati antara pemerintah Israel dan Hezbollah.
Kantor berita nasional Lebanon melaporkan bahwa gempuran tersebut secara spesifik menargetkan sebuah rumah yang berada di pinggiran desa Ansar. Petugas paramedis langsung dikerahkan ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Ketegangan di kawasan tersebut tetap tinggi meskipun kerangka perjanjian damai telah dibahas oleh kedua belah pihak. Pemerintah Lebanon dan Israel sebelumnya sempat merundingkan langkah penarikan pasukan serta perlucutan senjata kelompok Hezbollah dalam beberapa putaran pertemuan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMiliter Israel terus melancarkan operasi serangan harian di wilayah sebelah utara Sungai Litani dengan dalih keamanan militer. Situasi ini menunjukkan bahwa eskalasi konflik di perbatasan masih membahayakan keselamatan warga sipil di tengah upaya diplomasi yang berjalan lambat.